Brimob BKO Tiba, Mabes Polri Kerahkan 1.900 Personil

Brimob bko (ist)

BANDA ACEH (RA) – Direktur Sabhara Baharkam, Mabes Polri Brigjen Pol Drs Aneka Pristafuddin MH, mengatakan pasukan Brimob Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Mabes Polri sampai di Aceh pada tanggal 19 Januari mendatang. “Nanti BKO yang akan datang 1900 personil,” sebutnya di Mapolresta Banda Aceh, Selasa (17/1).

Aneka Pristafuddin, mengatakan jumlah personel BKO yang didatangkan itu, sesuai permintaaan Polda Aceh. “Mereka nantinya akan disebarkan ke Polres di seluruh Aceh sesuai kebutuhan sektor masing-masing,” katanya.

Brigjen Pol Aneka ingatkan seluruh jajaran Polri tidak bersikap arogan dalam melaksanakan pengamanan Pilkada. “Semua aspek pengamanan dan penindakan, tidak boleh melanggar Protap yang berlaku. Utamakan pendekatan-pendekatan yang menyejukkan,” sebutnya.
Ia menilai secara keseluruhan kondisi keamanan menyangkut pelaksanaan Pilkada serentak di Aceh masih cukup kondusif. “Sejauh ini, tingkat kerawanan pelaksanaan Pilkada di Aceh masih terkendali, bahkan masih bisa dikatakan kondusif,” kata Brigjen Pol Aneka.

Meski begitu, lanjutnya, pihak petugas tidak boleh lengah dengan berbagai kemungkinan yang akan terjadi selama proses Pilkada hingga penetapan kandidat terpilih nantinya. “Semua kemungkinan kerawanan harus diantisipasi sejak dini, sehingga Pilkada damai benar-benar dapat terwujud di Aceh,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan SH MH, mengatakan belum bisa memastikan sampai kapan 1.900 personil BKO akan ditugaskan di Aceh. Kemungkinan Besar, namun ia memperkirakan hingga situasi Aceh benar-benar aman dan damai usai Pilkada.
“Sampai situasi di Aceh kondusif dan aman, akan tetapi belum ditentukan sampai kapan,” ujarnya.

Goenawan mengatakan, pihaknya akan terus menganalisa lebih lanjut keamanan Pilkada Aceh. Jika keadaan Aceh membutuhkan pengamanan serius, maka pasukan BKO tersebut akan tetap dipertahankan. “Kami akan menganalisa kembali, ya paling tidak dua bulan, dan itu masih perkiraan sementara. Tapi kalau situasi masih membutuhkan akan dipertahankan,” katanya. (ibi/mai)