Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METROPOLIS · 22 Jan 2017 11:46 WIB ·

Dewan Dakwah Aceh Gelar Pelatihan Kebencanaan


 Agung Gumelar ST, instruktur dari Garut, Jawa Barat sedang memberikan materi pada pelatihan kebencanaan yang bertajuk Perbesar

Agung Gumelar ST, instruktur dari Garut, Jawa Barat sedang memberikan materi pada pelatihan kebencanaan yang bertajuk "Madrasah Relawan Kemanusiaan" di Komplek Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kec. Krueng Barona Jaya, Aceh Besar Sabtu (21/01).

BANDA ACEH (RA) – Pengurus Wilayah Dewan Dakwah Aceh bekerjasama dengan LAZIS Dewan Dakwah Pusat, Jakarta menggelar pelatihan kebencanaan di Komplek Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kec. Krueng Barona Jaya, Aceh Besar Sabtu (21/01).
Kegiatan yang bertajuk “Madrasah Relawan Kemanusiaan” itu diikuti sekitar puluhan mahasiswa dan dibuka secara resmi oleh Direktur LAZIS Dewan Dakwah Pusat H Ade Salamun MSi. Turut dihadiri oleh Presiden Global Peace Mission (GPM) Malaysia, Mohd Halimi bin Abdul Hamid, Sekjend Dewan Dakwah Aceh Said Azhar S Ag, pengurus Dewan Dakwah Aceh dan para undangan lainnya.

Ade Salamun saat membuka kegiatan tersebut mengatakan sebagai daerah yang rawan akan bencana alam seperti gemapa bumi dan banjir, Aceh harus memiliki banyak relawan yang siap terjun setiap saat ke lapangan jika sewaktu-waktu bencana itu datang. Ditambah lagi dengan kondisi masyarakat kita yang kurang tanggap saat bencana terjadi. Maka disinilah peran utama dari para relawan yang harus dikedepankan.

“seperti saat terjadi gempa di Pijay beberapa waktu yang lalu. Relawan Dewan Dakwah dan juga para relawan lainnya langsung terjun ke lokasi gempa untuk memberikan pertolongan kepada para korban. Dengan demikian relawan kebencanaan harus mempunyai pengetahuan yang luas. Karena tugas utama relawan itu bukan hanya mengevakuasi para korban yang meninggal juga harus menolong korban yang selamat,” ungkap Ade.

Ia menambahkan para relawan juga harus mampu membangkitkan kembali kondisi masyarakat pasca bencana. Agar mareka tidak trauma dan akan menata kehidupannya lagi seperti sediakala.

Sementara itu Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA, memberikan apresiasi dan menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan ini. Pelatihan seperti ini sangat banyak manfaatnya untuk membantu masyarakat dan siapa saja terutama ketika terjadinya bencana.

“saling membantu antar sesama manusia walaupun berbeda suku, bangsa dan agama merupakan ajaran Islam. Dari itu kami berharap kepada para peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan serius demi kemaslahatan ummat manusia kedepannya. Pelatihan ini juga penting bagi para mahasiwa yang nantinya juga akan mengabdi kepada masyarakat,” tegas Tgk Hasanuddin.

Menurut panitia pelaksana Zulfikar Tijue SE, mareka menghadirkan dua instruktur terbaik untuk pelatihan tersebut, yaitu Hairul Anwar S.Kom I dari Jakarta dan Agung Gumelar ST dari Garut, Jawa Barat.

“Adapun materi pelatihannya meliputi teknik pemetaan, strategi perencanaan program dan metode pendampingan,” Tutup Zulfikar. (ril/ulm)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Pj Bupati Aceh Besar Bekali Mahasiswa KKN USK

22 June 2024 - 17:53 WIB

Pemko Banda Aceh akan Intensifkan Penertiban Gepeng

22 June 2024 - 14:22 WIB

Memperingati HANI 26 Juni 2024, Kepala.BNNP Aceh Ajak Pasang Papan Bunga di Tempat Umum

22 June 2024 - 10:34 WIB

MIN 36 Aceh Besar Juara 2 Nasional Kantin Sehat

21 June 2024 - 17:32 WIB

Kadisdik Aceh Kunjungi ARC USK Bahas Kerjasama Pembinaan Siswa SMK dan SMA

21 June 2024 - 16:49 WIB

Kasdim 0101 Kota Banda Aceh Ikuti Technical Meeting Lomba Kampung Pancasila

21 June 2024 - 15:27 WIB

Trending di METROPOLIS