Bocah 4 Tahun Tewas Tenggelam di Parit

Ilustrasi ( ist )

SUKA MAKMUE (RA) – Bocah usia 4 tahun bernama Gagah Galih Saat Rifai, tewas tenggelam di parit jalan depan rumahnya kawasan Komplek Pondok Kelapa, Gampong Jokja, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Senin (23/1).Saat kejadian, ibu korban sedang mencuci pakaian di rumahnya, dia tidak tau kalau anaknya bermain air dan tenggelam di parit yang sedang banjir itu.

Muhammad Arsyad, Geuchik Gampong Jokja mengatakan, korban bocah laki-laki itu meninggal dunia setelah tenggelam di parit dengan kedalaman air berkisar 1,5 meter. “Jasad korban ketika ditemukan warga di dalam parit sudah tidak lagi bernyawa,” kata Muhammad Arsyad.
Kapolres Nagan Raya, AKPB Mirwazi,SH MH mengatakan, kejadian itu berawal ketika korban bermain di parit depan rumahnya yang berbatasan langsung dengan perkebunan kelapa sawit PT Socfindo Seunagan.

Korban merupakan putra dari pasangan Agus Darmawan (34) karyawan PT Socfindo Seunagan, dan Suharni (31) ibu rumah tangga warga Gampong Jokja, Nagan Raya meminggal dunia setelah tenggelam di parit dengan kedalaman 1,5 meter.Pada saat itu, suasana sedang sepi, penghuni komplek Pondok Kelapa itu sedang bekerja di blok masing-masing. Sementara ibu korban, Suharni sedang mencuci baju di rumahnya. “Ibu korban tidak mengetahui kalau anaknya sudah terjatuh le parit, setelah selesai mencuci barulah ibunya mencari korban ke seputaran komplek, namun tidak juga menemukanya,” ujar Mirwazi.

Setelah dilakukan pencarian di sekitar rumahnya tapi belum juga ditemukan, sehinga Suharni menghubungi suaminya yang sedang bekerja guna mencari anaknya bersama warga setempat.“Jasad korban ditemukan di dalam parit sudah tidak bernyawa lagi, kemudian korban dibawa ke rumah duka dan pemakaman di Gampong Ujung Padang untuk di kebumikan,” kata Mirwazi.

Atas kejadian itu, Kapolres meminta masyarakat Nagan Raya untuk lebih waspada dalam menjaga anaknya yang bermain di dalam genangan banjir.“Kita berharap kepada masyarakat agar lebih peka terhadap anaknya ketika keluar rumah, dan harus tau anak kita bermain kemana, apa lagi anak yang masih 4 tahun,” pesan Mirwazi. (ibr/slm)