Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 24 Jan 2017 02:50 WIB ·

Bocah 4 Tahun Tewas Tenggelam di Parit


 Ilustrasi ( ist ) Perbesar

Ilustrasi ( ist )

SUKA MAKMUE (RA) – Bocah usia 4 tahun bernama Gagah Galih Saat Rifai, tewas tenggelam di parit jalan depan rumahnya kawasan Komplek Pondok Kelapa, Gampong Jokja, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Senin (23/1).Saat kejadian, ibu korban sedang mencuci pakaian di rumahnya, dia tidak tau kalau anaknya bermain air dan tenggelam di parit yang sedang banjir itu.

Muhammad Arsyad, Geuchik Gampong Jokja mengatakan, korban bocah laki-laki itu meninggal dunia setelah tenggelam di parit dengan kedalaman air berkisar 1,5 meter. “Jasad korban ketika ditemukan warga di dalam parit sudah tidak lagi bernyawa,” kata Muhammad Arsyad.
Kapolres Nagan Raya, AKPB Mirwazi,SH MH mengatakan, kejadian itu berawal ketika korban bermain di parit depan rumahnya yang berbatasan langsung dengan perkebunan kelapa sawit PT Socfindo Seunagan.

Korban merupakan putra dari pasangan Agus Darmawan (34) karyawan PT Socfindo Seunagan, dan Suharni (31) ibu rumah tangga warga Gampong Jokja, Nagan Raya meminggal dunia setelah tenggelam di parit dengan kedalaman 1,5 meter.Pada saat itu, suasana sedang sepi, penghuni komplek Pondok Kelapa itu sedang bekerja di blok masing-masing. Sementara ibu korban, Suharni sedang mencuci baju di rumahnya. “Ibu korban tidak mengetahui kalau anaknya sudah terjatuh le parit, setelah selesai mencuci barulah ibunya mencari korban ke seputaran komplek, namun tidak juga menemukanya,” ujar Mirwazi.

Setelah dilakukan pencarian di sekitar rumahnya tapi belum juga ditemukan, sehinga Suharni menghubungi suaminya yang sedang bekerja guna mencari anaknya bersama warga setempat.“Jasad korban ditemukan di dalam parit sudah tidak bernyawa lagi, kemudian korban dibawa ke rumah duka dan pemakaman di Gampong Ujung Padang untuk di kebumikan,” kata Mirwazi.

Atas kejadian itu, Kapolres meminta masyarakat Nagan Raya untuk lebih waspada dalam menjaga anaknya yang bermain di dalam genangan banjir.“Kita berharap kepada masyarakat agar lebih peka terhadap anaknya ketika keluar rumah, dan harus tau anak kita bermain kemana, apa lagi anak yang masih 4 tahun,” pesan Mirwazi. (ibr/slm)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Dua Pekerja Asal Aceh Dipulangkan dari Malaysia Karena Sakit, Haji Uma Turut Bantu Biaya

13 June 2024 - 22:23 WIB

Perjuangan Ayat Suci Mengikuti Tes Tamtama Polri Memakai Sepatu Koyak

13 June 2024 - 19:33 WIB

Rembuk Tani 2024 : Mendengar Aspirasi, Menguatkan Pertanian

13 June 2024 - 16:49 WIB

Kapolres Aceh Utara Gelar Bakti Sosial Peringati Hari Bhayangkara ke-78

13 June 2024 - 15:02 WIB

Intervensi Serentak Stunting di Puskesmas Tanah Jambo Aye

13 June 2024 - 15:00 WIB

Cair, Gaji ke-13 dan Tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai ASN Aceh Besar

13 June 2024 - 14:56 WIB

Trending di UTAMA