Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 25 Jan 2017 05:11 WIB ·

Tunggang Langgang Dirazia Satpol PP Belajar Pelajar Ditangkap Ngelem dan Berjudi


 DIAMANKAN: Belasan pelajar diamankan petugas Aceh Satpol PP Tengah saat bermain judi tuwok serta ngelem di lapangan Musara Alun, Kota Takengon, Selasa (24/1).
JURNALISA/RAKYAT ACEH Perbesar

DIAMANKAN: Belasan pelajar diamankan petugas Aceh Satpol PP Tengah saat bermain judi tuwok serta ngelem di lapangan Musara Alun, Kota Takengon, Selasa (24/1). JURNALISA/RAKYAT ACEH

TAKENGON (RA) – Belasan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Takengon, tepatnya di lapangan Musara Alun, Kecamatan Bebesen ditangkap Satpol PP, Selasa (24/1). Mereka sempat lari tungang langgang dikejar petugas yang melakukan razia rutin. Razia rutin dipimpin Kepala Satpol PP Syahrial, mengamankan belasan pelajar sekolah setingkat SMU sedang bermain judi. Beberapa diantaranya diketahui sedang mengisap lem (ngelem) di sudut lapangan terletak di tengah kota Takengon.

Dalam razia diamankan barang bukti, berupa lem serta uang logam juga uang seribuan rupiah. Satu hari sebelumnya, aparat Satpol PP juga menangkap belasan pelajar SMP bolos sekolah dan bermain di beberapa warnet.Syahrial mengatakan kegiatan tersebut dilakukan pelajar diluar sekolah dan sangat meresahkan masyarakat. Mereka melakukan perjudian di depan umum tanpa merasa takut ditangkap. Lain itu mereka pelajar melakukan ngelem (menghisap lem-red) di sudut-sudut lapangan Musara Alun.

“Kegiatan tersebut tidak bisa kita biarkan, dengan perjudian, ngelem dan sangat meresahkan masyarakat. Mereka sengaja bolos sekolah untuk melakukan aktifitas tersebut. Dalam dua hari ini sudah 24 pelajar yang kita tangkap, untuk kelanjutan kita akan pangil orang tua bersangkutan,” kata Syahrial, usai penangkapan.

Syahrial akan berkoordinasi dengan pihak sekolah, atas kejadian dalam dua hari ini. “Mereka masih pelajar, tentunya sanksi yang akan diberikan lebih mengarah ke masalah pertimbangan humanisme. Untuk efek jera tentunya kita berikan.”Lanjut Syahrial, beberapa pelajar ditangkap ada pemain lama yang mengajak anak-anak sekolah untuk membolos dan melakukan hal-hal negatif lainya. “Ada pemain lama sudah berulang kali kita tangkap, kita duga dialah mengajak dan memulai kegiatan perjudian dan ngelem,” sangka Syahrial.

Untuk penertiban lingkungan, pihak Satpol PP sendiri mengimbau orang tua memperketat pengawasan terhadap anak, terutama pada jam sekolah. Lain itu, guna mengerem peningkatan kasus kenakalan remaja, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten setempat.
“Tahun ini kami akan menggelar 150 kali razia. Kegiatan ini sebagai bentuk upaya mengerem timbulnya kecemasan dari beragam jenis penyakit sosial di masyarakat,” tutup Syahrial Apri. (jur/min)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

PB HUDA Keluarkan Rekomendasi, Mengajak Masyarakat Memilih Pemimpin yang Berakhlakuk Karimah

18 July 2024 - 20:02 WIB

Dilantik sebagai Ketua Umum PB HUDA, Tu Sop : Kita Harus Hadir Memberi Solusi bagi Ummat

18 July 2024 - 19:55 WIB

Angin Kencang, 85 Unit Kedai Hancur di Aceh Utara

18 July 2024 - 19:54 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2024, Ditlantas Polda Aceh Gelar Razia

18 July 2024 - 15:18 WIB

Kodim 0102/Pidie Gelar Doa Bersama Peringati Tahun Baru Islam 1446 H

18 July 2024 - 14:06 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2024, Satlantas Bagikan Stiker Tertib Berlalulintas

18 July 2024 - 06:24 WIB

Trending di NANGGROE BARAT