Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

Uncategorized · 27 Jan 2017 03:58 WIB ·

24 Gajah Liar Kuasai Keumala


 Gajah liar terlihat di kawasan perkebunan Blang Meukiek, Gampong Tunong, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, Rabu (25/1). Sebanyak 24 ekor gajah liar masih menguasai kawasan tersebut yang terbagi dalam dua kelompok. 
ZIAN MUSTAQIM/RAKYAT ACEH Perbesar

Gajah liar terlihat di kawasan perkebunan Blang Meukiek, Gampong Tunong, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, Rabu (25/1). Sebanyak 24 ekor gajah liar masih menguasai kawasan tersebut yang terbagi dalam dua kelompok. ZIAN MUSTAQIM/RAKYAT ACEH

Tim Turunkan Tiga Gajah Jinak

SIGLI (RA) – Sebanyak 24 gajah liar masih kuasai perkebunan kawasan Blang Meukiek, Gampong Tunong, Keumala Dalam, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie. Gajah yang terbagi dua kelompok tersebut, telah menduduki pemukiman penduduk sejak tiga hari lalu.

Agar tidak ada korban jiwa, pemerintah setempat menurunkan tim yang terdiri dari Relawan Ranger, Komite Pengelolaan Hutan Aceh (KPHA) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh. Tim menghalau kawanan gajah dengan melibatkan tiga ekor gajah jinak dari Conservation Respon Unit (CRU) Mane.

Petugas KPHA Pidie, Hamdani S.Hut mengatakan belum tahu hingga kapan penggiringan akan berlangsung. Namun menurutnya, diupayakan hingga kawanan gajah keluar dari area perkebunan warga sampai ke kawasan hutan Simileuk.
Amatan Rakyat Aceh bersama relawan Ranger Keumala, kawanan berjumlah 24 gajah dan telah terbagi menjadi dua kelompok, Rabu (25/1) sore. Perhitungan itu juga berdasarkan laporan warga dan jejak gajah yang ditemukan.

Kawanan gajah terus memakan pisang dan tebu di kebun warga. Selain itu juga merusak puluhan hektar kebun pinang. “Sudah dibagi menjadi dua kelompok, ini kelompok yang sama yang mendatangi Mila, beberapa waktu lalu. Jumlahnya masih sama 24 ekor, belum bertambah,” Terang Relawan Ranger Keumala, Kautsar, Kamis (26/1).

Ia juga mengatakan, pihaknya telah melaporkan peristiwa tersebut pada pihak berwajib di Banda Aceh dan telah diturunkan gajah jinak sebanyak tiga ekor dari Conservation Respon Unit (CRU) Mane.

“Iya hari ini (kemarin) diturunkan gajah jinak, tiga ekor. Rencananya akan digiring kekawasan Similek, perbatasan Aceh Besar, karena diduga tempat gajah itu berasal di sana, kami juga sudah pasang GPS pada salah satu gajah betina, jadi bisa memantau kemana pergerakan gajah selanjutnya,” jelasnya.

Ia berharap warga bersabar sejenak sambil menunggu proses pengiringan gajah selesai. “Waspada jika menuju kebun, apalagi saat jam malam dan pagi, itulah saat-saat gajah bergerak mencari makan. Dalam kelompok tersebut ada gajah betina dewasa yang masih sangat liar,” pungkas Kautsar. (zia/mai)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Yah Fud Terpilih Sebagai Ketua Askab PSSI Bireuen

15 July 2024 - 18:04 WIB

Tersangka Penembak Trump dan Satu Pendukung Meninggal Dunia, Dua Lainnya Luka Parah

14 July 2024 - 14:36 WIB

Terus Dukung Program Aceh Carong, PT Solusi Bangun Andalas Serahkan Beasiswa Semen Andalas Tahun 2024 kepada 350 Pelajar

10 July 2024 - 17:25 WIB

Polres Aceh Barat Tegas Memberantas Praktik Judi Online di daerahnya

3 July 2024 - 19:36 WIB

Kemenlu Palestina Sebut Israel Targetkan Komunitas Kristen di Yerusalem

30 June 2024 - 19:32 WIB

38 Bintara Polri di Polresta Banda Aceh Naik Pangkat Setingkat

30 June 2024 - 11:25 WIB

Trending di Uncategorized