Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

UTAMA · 30 Jan 2017 13:49 WIB ·

F-Partai Aceh Soroti Netralitas Kepala Desa Aceh Tengah


 SUASANA Rapat Paripurna III Masa Persidangan I, tentang Rancangan Qanun Aceh Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Tahun Anggaran 2017, Senin (30/1) di Gedung Utama DPRA.  FOTO KHAIRUL HUMAS DPRA Perbesar

SUASANA Rapat Paripurna III Masa Persidangan I, tentang Rancangan Qanun Aceh Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Tahun Anggaran 2017, Senin (30/1) di Gedung Utama DPRA. FOTO KHAIRUL HUMAS DPRA

BANDA ACEH (RA) – Fraksi Partai Aceh DPRA soroti netralitas kepala desa di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh tengah pada Pilkada 2017.

Hal ini disampaikan DR. Hj. Mariati MR. M.Si, juru bicara Fraksi Partai Aceh DPRA saat menyampaikan pendapat akhir fraksinya dalam rapat Paripurna III Masa Persidangan I, tentang Rancangan Qanun Aceh Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Tahun Anggaran 2017, Senin (30/1) di Gedung Utama DPRA.

Dikatakan, menyikapi perkembangan politik Aceh menjelang pelaksanaan Pemilihan kepala daerah pada tangal 15 Februari 2017, Fraksi Partai Aceh meminta kepada semua pihak untuk tetap menjaga terlaksananya Pemilihan Kepala Daerah yang damai dan bermartabat serta dapat menjalankan tahapan-tahapan Pilkada sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh.

Namun disisi lain, Fraksi Partai Aceh menerima laporan masyarakat dari kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah dimana kepala daerah di kedua kabupaten tersebut netralitasnya sangat kita ragukan, hal ini terlihat dari penempatan Alat peraga bagi pasangan calon Gubernur.

Di dua daerah itu, pemasangan alat peraga bagi pasangan calon Gubernur yang mereka inginkan atau mereka dukung dapat ditempatkan sesuai dengan kehendak mereka, sementara penempatan alat peraga bagi pasangan calon Gubernur lain dibatasi. Atas laporan tersebut, F-PA DPRA minta kepada Plt Gubernur, KIP dan Panwaslih Aceh untuk segera menindak lanjuti laporan tersebut agar pelaksanaan Pilkada serentak di Aceh dapat berjalan dengan damai dan bermartabat.(slm)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Ini Alasan Joe Biden Mundur dari Kandidat Capres Amerika 

22 July 2024 - 15:51 WIB

Pj Bupati Aceh Utara Mahyuzar: Pemasangan Bendera ‘Memudar’

22 July 2024 - 15:10 WIB

Kata Kakanwil Meurah Budiman Usai UPP Satgas Saber Pungli Aceh Lakukan Audiensi Dengan Pj. Gubernur Aceh

22 July 2024 - 15:07 WIB

Brigjen Armia Fahmi Pimpin Upacara Pembukaan Diktukba Polri di SPN Polda Aceh

22 July 2024 - 13:40 WIB

Korban Laka Lantas di Aceh Didominasi oleh Pelajar dan Mahasiswa

22 July 2024 - 09:49 WIB

Selain Penindakan melalui ETLE, Ops Patuh Seulawah juga Fokus pada Sosialisasi, Terutama kepada Pelajar

21 July 2024 - 22:31 WIB

Trending di UTAMA