Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

UTAMA · 30 Jan 2017 13:08 WIB ·

Fraksi PAN Usulkan Dana Penanganan Bencana Rp100 Miliar


 Ketua Fraksi PAN DPRA Asrizal H. Asnawi Perbesar

Ketua Fraksi PAN DPRA Asrizal H. Asnawi

BANDA ACEH (RA) – Ketua Fraksi PAN DPR Aceh Asrizal H. Asnawi meminta perhatian serius Pemerintah Aceh tehadap rehap-rekon pasca terjadinya gempa bumi pada tanggal 7 Desember 2016 di Kabupaten Bireun, Pidie Jaya dan Kabupaten Pidie.

Permintaan itu disampaikan Asrizal H. Asnawi saat membacakan pendapat akhir fraksinya RAPBA 2017 dalam rapat Paripurna – 3 Masa Persidangan I, Senin (30/1).

Bahwa seperti diketahui Aceh merupakan daerah rawan bencana, akan tetapi kesiapan Pemerintah Aceh dalam menghadapi kondisi tersebut tidak sebagaimana yang diharapkan hal ini tercermin dari minimnya pengalokasian dana untuk penanganan bencana di Aceh yang hanya di alokasikan sebesar Rp. 30 miliar saja pada BPBA.

Untuk itu Fraksi kami Fraksi Partai Amanat Nasional merekomendasikan angka kongkrit sebesar Rp 100 Milyar dalam APBA Tahun 2017.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Israel Serang Yaman Lewat Udara 2 Tewas dan 80 Terluka

21 July 2024 - 14:50 WIB

Danrem Lilawangsa Intruksikan Kodim Aceh Utara Bangun Dapur Umum 

20 July 2024 - 20:30 WIB

Wakaf Uang Sumber Dana yang Stabil

20 July 2024 - 19:05 WIB

Waqeefa Menyuplai Air Bersih Gelombang Kedua 169.000 Liter di Kecamatan Lhoknga

20 July 2024 - 14:31 WIB

Kapolda Aceh Launching Layanan Penerbitan SIM C1 di Satpas Prototype Polres Pidie Jaya

20 July 2024 - 09:54 WIB

Said Mulyadi Terima SK Sebagai Cabup Dari NasDem

20 July 2024 - 06:08 WIB

Trending di NANGGROE TIMUR