Woooow! Dalam 12 Jam, Terkumpul 875 Ribu Tandatangan untuk Melarang Donald Trump ke Inggris

DEkAT? PM Inggris Theresa May saat mengunjungi AS pekan lalu. (AP)

Harianrakyataceh.com – Donald Trump berniat melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris. Namun, sebelum niat itu kesampaian, ratusan ribu orang menandatangani petisi untuk melarang kunjungan tersebut. Dalam petisi itu disebutkan kalau Trump seharusnya tidak boleh ke Inggris agar tidak mempermalukan Ratu Inggris.

Sejak petisi itu dilaunching, responsnya memang fantastis. Hanya dalam satu jam, petisi yang disebarkan viral itu sudah menarik 100 ribu tandatangan. Ratusan ribu yang tandatangan ini  sebagian besar adalah mahasiswa Inggris atau pelajar di kota lain. Data terakhir, ada 875 ribu tandatangan pada petisi itu. Hanya kurang sedikit untuk melampaui rekor sejuta tanda tangan pada petisi mendukung Jeremy Clarkson kembali menjadi host Top Gear.

Angka ratusan itu pun cukup untuk membuat Parlemen Inggris menghelat debat mengenai apakah mereka akan memberikan izin Trump datang atau tidak.  Respons petisi itu memang tidak terduda. Dalam semenit, kira-kira ada seribu tandatangan diperoleh dan menjadi petisi ketiga yang paling popular dalam sejarah Parlemen Inggris.

Rencana untuk mengunjungi Inggris diumumkan pada MInggu (29/1) malam. Saat itu PM Inggris Theresa May mengatakan kalau Trump mendapatkan undangan dari Ratu Elizabeth untuk mengunjungi Inggris. Kunjungan itu direncanakan akan dihelat pertengahan tahun ini. Namun, dari pihak Trump sendiri belum memastikan akan menerima kunjungan tersebut. Pasalnya, Trump disebut-sebut menghindari pertemuan dengan Pangeran Charles seiring ketidaksamaan visi mengenai pemanasan global.

Petisi yang didukung pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn dan pemimpin Partai Liberal Demokrat Tim Farron menyebutkan kalau presiden AS itu tidak boleh diundang agar tidak mempermalukan Ratu. Dipaparkan Corbyn, petisi itu dilayangkan seiring keputusan Trump mengeluarkan perintah eksekutif untuk melarang penduduk tujuh Negara muslim masuk AS. ”Saya merasa tidak nyaman Trump diundang ke Inggris sampai perintah eksekutif itu dicabut,” kata Corbyn. (daily mail/tia)