Walikota Surabaya Tri Rismaharini: Masyarakat Sabang Harus Pilih Kembali Zulkifli H Adam

Walikota Surabaya Tri Rismaharini di Pasar Pagi Kota Sabang.
SABANG – Walikota Surabaya Tri Rismaharini mangatakan, bila pembangunan Sabang mau berjalan berkesinambungan baik dan merata serta semua program terlaksana secara utuh, maka masyarakat Sabang harus pilih kembali Zulkifli H Adam untuk memimpin Sabang lima tahun ke depan.
Ditangan Zilkifli H Adam, wajah Kota Sabang mengalami perubahan yang sangat luar biasa sekali, terutama perhatian terhadap investasi jangka panjang dibidang pendidikan bagi para generasi penerus bangsa.
Dan tak kalah hebat perkembangan dan kemajuan Pariwisata Kota Sabang telah menunjukan hasil secara signifikan yang sangat luar biasa, kini Pariwisata Sabang sudah dikenal secara nasional maupun internasional.
“Terus terang saya sangat kagum terhadap beliau (RED – Zulkifli H Adam), kegigihannya untuk membangun daerah perlu dicontoh oleh para kepala daerah lain di Indonesia.
Bahkan kita perlu banyak belajar dari seorang Zulkifli, dimata para kepala daerah di Indonesia, Zulkifli bukan sosok yang asing, beliau sangat dikenal dan juga dekat dengan Pemerintah pusat, terutama sekali kedekatan beliau dengan Presiden pak Jokowi.
Karena itulah saya berani katakan, masyarakat Sabang harus bijak, pandai serta jeli dalam memilih pemimpin, jangan pilih pemimpin yang pandainya hanya ngomong saja, cuma bisanya jual program tapi ujung-ujungnya bohong. Jadi pilihlah pemimpin yang sudah teruji serta sudah jelas terbukti berjalan semua program  visi dan misinya, Artinya, masyarakat Sabang harus pilih kembali pak Zulkifli untuk kembali memimpin Sabang lima tahun ke depan,”kata Tri Risma dalam wawancara khusus kepada Rakyat Aceh kemarin.
Menurutnya, memimpin Sabang lima tahun itu tidaklah cukup, Sabang ke depan hanya butuh sedikit lagi untuk dilanjutkan pembangunannya, maka Sabang akan menjadi salah satu kota wisata baru.
Sosok Zulkifli itu orangnya sangat sederhana, mempunyai visi,misi yang sangat kuat dalam membangun Sabang, sangat jarang seorang kepala daerah mau proyeksi soal sumber daya manusia terutama dibidang pendidikan, biasanya kepala daerah dalam jangka waktu kepemimpinannya yang hanya selama lima tahun biasanya yang dibangun apa yang nampak.
“Inilah sosok pemimpin yang sebetulnya, mohon maaf harus saya sampaikan kenapa di Surabaya anggaran pendidikan saya 32% bukan 20%, banyak yang tidak mau melakukan kenapa akhirnya kita kalah dengan bangsa-bangsa lain.
Yang dilakukan bapak Zulkifli ini adalah menginvestasi generasi sumbar daya manusia penerus bangsa untuk jangka panjang, ini jarang dilakukan oleh kepala daerah lain karena itu tidak nampak dalam lima tahun kepemimpinannya, tapi dalam jangka panjang ini sangat bermanfaat dampaknya bagi generasi Sabang ke depan, jadi manusia di sini akan diangkat harkatnya oleh pendidikan itu sendiri,”ujarnya.(han)