Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METRO ACEH · 5 Feb 2017 11:42 WIB ·

DPR Tantang Polisi Usut Tuntas Tudingan Ahok soal Percakapan SBY dengan Kiai Ma’ruf


 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Dok JawaPos.com) Perbesar

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Dok JawaPos.com)

Harianrakyataceh.com – Kasus dugaan penyadapan percakapan antara mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin semakin menyeruak. Pihak kepolisian pun diminta dapat mengusut tuntas.

Menurut anggota Komisi III DPR RI Raden Muhammad Syafeii, polisi perlu mendalami adanya percakapan sebagaimana tudingan kuasa hukum terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Apalagi Badan Intelijen Negara (BIN) sendiri telah membantah melakukan penyadapan.

“Saya rasa kemungkinan Ahok bisa memiliki bukti percakapan antara SBY dan Ma’ruf Amin dengan melakukan penyadapan ilegal. Ini melanggar Undang-undang ITE yang ancaman hukumannya 10 tahun. Polisi harus turun tangan karena ini delik pidana umum,” bebernya di Jakarta, Minggu (5/2).

Syafeii mengatakan, kepolisian jangan hanya gagah dan tangkas jika melakukan penangkapan terhadap ulama, aktivis dan umat Islam. Akan tetapi justru loyo jika diminta memproses kasus Ahok dengan mengeluarkan banyak pernyataan.

“Kalau nangkap ulama mereka semua keliatan gagah dan tegas. Tapi kalau Ahok melanggar mereka pun seketika jadi pucat seperti kurang darah sambil mencari alasan,” bebernya.

Selain itu, polisi juga harus menelusuri soal sumber Ahok mendapatkan hasil percakapan SBY dengan Kiai Ma’ruf yang disebut-sebut sebagai penyadapan ilegal.

“Saya ingatkan kepada semua kekuatan yang mendukung Ahok untuk berfikir tentang kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Yang telah diperjuangkan dengan nyawa, darah, air mata, dan harta para pahlawan,” tandas Syafeii. (wah/RMOL/fab/JPG)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Dua Pekerja Asal Aceh Dipulangkan dari Malaysia Karena Sakit, Haji Uma Turut Bantu Biaya

13 June 2024 - 22:23 WIB

Perjuangan Ayat Suci Mengikuti Tes Tamtama Polri Memakai Sepatu Koyak

13 June 2024 - 19:33 WIB

Mopen tabrak truk muatan kayu di Pidie, warga Aceh Barat meninggal dunia

13 June 2024 - 15:00 WIB

Cair, Gaji ke-13 dan Tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai ASN Aceh Besar

13 June 2024 - 14:56 WIB

Disdik Aceh Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

13 June 2024 - 08:08 WIB

KSPPS Baitul Qiradh Baiturrahman Sepakat Perkuat Peran Sosial

12 June 2024 - 20:02 WIB

Trending di METRO ACEH