Apa Karya: Tuntaskan Perut yang Lapar

SILATURAHMI: Calon Gubernur Aceh, Apa Karya didampingi istri, Cut Rahmi, blusukan di warung kopi Abuwa, Lhokseumawe, usai berdialogis dengan pedagang pasar Inpres, Lhokseumawe, Selasa (7/2). IDRIS BENDUNG/RAKYAT ACEH

LHOKSEUMAWE (RA) – Calon Gubernur Aceh nomor urut 2, Apa Karya menegaskan, dirinya tak banyak neko–neko bila kelak berhasil meraih suara terbanyak dalam Pilkada gubernur 15 Februari 2017. Mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini mengaku hanya berpikir pada sektor perut.

Menurut Apa Karya yang berpasangan dengan T Alaidinsyah, bila perut masyarakat Aceh yang mencapai angka lima juta jiwa kenyang, tentu rakyat yang tersebar di 23 kabupaten/kota akan makmur.

“Kalau perut rakyat saya tidak lapar lagi, baru kita bisa berbicara sektor lain untuk kesejahteraan,” katanya saat blusukan di warung kopi Abuwa, Lhokseumawe, Selasa (7/2).

Lebih lanjut dikatakannya, untuk mengatasi perut lapar, sektor pertanian fokus utama. “Tentara saja kalau lapar bakal rusuh. Begitu pula rakyat Aceh kalau lapar jelas akan ribut lagi. Makanya saya bila jadi Gubernur Aceh, sektor pertanian akan saya utamakan,” katanya.

Ingat itu, tambahnya, pertanian, kesehatan dan pendidikan sangat utama. Bila perut lapar, bagaimana anak anak Aceh bisa pandai untuk pergi sekolah. Begitu pula kalau mereka lapar, itu juga sumber penyakit masyarakat,” papar Apa Karya sambil tersenyum melirih istrinya Cut Rahmi.

Sebelum blusukan di warung kopi, Apa Karya lebih dulu meninjau Pasar Inpres Lhokseumawe. Di sana sosok yang cukup ngetren pascamencalonkan diri menjagi Gubernur Aceh ini mendapat sambutan hangat oleh kaum ibu, pedagang setempat. Sehingga jalanan ikut macet. (ung/ara)