Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

LASKAR RENCONG · 8 Feb 2017 08:09 WIB ·

Internal Persiraja dalam Masalah?


 TAMPIL BEDA: Skuat Persiraja Banda Aceh melakukan pose di luar kebiasaan sebelum bertanding dengan Perssu Sumenep di stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (12/11). Dalam laga penutup 16 besar ISC B itu, Persiraja menang 3-0.  ARIFUL USMAN/RAKYAT ACEH Perbesar

TAMPIL BEDA: Skuat Persiraja Banda Aceh melakukan pose di luar kebiasaan sebelum bertanding dengan Perssu Sumenep di stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (12/11). Dalam laga penutup 16 besar ISC B itu, Persiraja menang 3-0. ARIFUL USMAN/RAKYAT ACEH

Harianrakyataceh.com – Ketidakjelasan nasib Persiraja Banda Aceh tampaknya semakin rumit menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 akhir Maret mendatang. Memasuki pekan ke-2 bulan Februari belum ada tanda-tanda Persiraja menggelar persiapan.

Padahal satu klub Aceh lainnya, PSBL Langsa sudah memasuki seleksi tahap II dan segera menetapkan 25 pemain dalam skuat untuk mengarungi kompetisi musim ini.

Hal ini membuat publik Banda Aceh semakin gusar, pasalnya jika tim tidak segera dibentuk maka dipastikan laskar rencong vakum dan harus turun kasta ke liga nusantara (Liga 3) tahun depan.

Sekretaris umum (sekum) PSSI Aceh, Khaidir TM mengatakan sudah menunggu Surat Keputusan (SK) pengurus Persiraja yang menyatakan mundur namun ia belum mendapatkan surat tersebut.

Padahal, jika surat itu sudah di tangannya maka PSSI akan segera membentuk tim mengingat waktu yang semakin sempit jelang kick off Liga 2. “Saya rencana panggil pengurus Persiraja, seandainya ada persolan mari kita duduk bersama selesaikan secara mufakat,” kata Khaidir pada Rakyat Aceh belum lama ini.

Khaidir menyambut baik jika 47 klub anggota Persiraja ingin menggelar Musyawarah Daerah (Musda) memilih ketua umum sesegera mungkin, namun jika hal tersebut hanya sebatas wacana maka PSSI menunggu SK Persiraja dalam pekan ini.

“Semua orang berharap Persiraja ikut berkompetisi, pengurus Persiraja saya rasa sedang dalam masalah besar dan harus segera kita selesaikan,” ujar dia.

Namun saat masalah genting ini, Asri Sulaiman muncul dan mengaku masih menjadi ketua umum Persiraja, ia akan menggelar Musda untuk menentukan nasib Persiraja jelang kompetisi musim ini.

Pernyataan Asri semakin menambah kelumit masalah karena klaim tersebut membuat pemain lantak laju menagih gaji musim lalu yang belum dibayar. “Ini sedang ada permainan politik dalam manajemen, jelas-jelas Asri sudah mundur dari Persiraja tetapi kenapa ia muncul lagi dan mengatakan segera gelar musda,” kata seorang sumber Persiraja yang tidak ingin ditulis namanya.

Sumber itu menambahkan, kemunculan kembali Asri Sulaiman yang akan menggelar Musda dicurigai ditunggangi oleh salah satu aktor politik Banda Aceh yang sedang mencari panggung jelang pilkada serentak 15 Februari mendatang.

“Ada aktor politik yang sedang bermain memanfaatkan nama Persiraja, bukan mencari solusi tetapi menambah masalah,” ceritanya pada Rakyat Aceh. (mag-69/rif)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Danrem Lilawangsa Intruksikan Kodim Aceh Utara Bangun Dapur Umum 

20 July 2024 - 20:30 WIB

Wakaf Uang Sumber Dana yang Stabil

20 July 2024 - 19:05 WIB

Waqeefa Menyuplai Air Bersih Gelombang Kedua 169.000 Liter di Kecamatan Lhoknga

20 July 2024 - 14:31 WIB

Kapolda Aceh Launching Layanan Penerbitan SIM C1 di Satpas Prototype Polres Pidie Jaya

20 July 2024 - 09:54 WIB

Said Mulyadi Terima SK Sebagai Cabup Dari NasDem

20 July 2024 - 06:08 WIB

Tiga Pelaku Perdagangan Satwa Dilindungi Ditangkap

19 July 2024 - 21:34 WIB

Trending di UTAMA