Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

LHOKSEUMAWE · 8 Feb 2017 06:33 WIB ·

Polisi Tangkap Dua KG Sabu


 DIAMANKAN: Kapolres Aceh Utara, AKBP Untung Sangaji, memperlihatkan tersangka beserta barang bukti sabu-sabu seberat 2 kilogram, Aceh Utara, Senin (6/1).
NAUVAL/RAKYAT ACEH Perbesar

DIAMANKAN: Kapolres Aceh Utara, AKBP Untung Sangaji, memperlihatkan tersangka beserta barang bukti sabu-sabu seberat 2 kilogram, Aceh Utara, Senin (6/1). NAUVAL/RAKYAT ACEH

ACEH UTARA (RA) – Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Sangaji menyatakan, sebulan lalu pihaknya mendapatkan informasi ada ratusan kilogram sabu yang akan melintas jalur Aceh Utara. Atas informasi itu, pihaknya rutin melaksanakan razia di depan Mapolres Aceh Utara pada malam hari.

“Selasa dini hari tadi, kita berhasil menangkap dua kilogram sabu saat razia di depan Mapolres Aceh Utara. Sabu itu dibawa oleh Mus (39), warga Gampong Meue, Trienggadeng, Pidie Jaya, dengan menggunakan mobil Honda Accord merah BK 1077 KS,” kata Kapolres dalam jumpa pers di ruang Kapolres, kemarin.

Menurut dia, saat ditangkap Mus duduk di jok depan dan mobil dikemudikan Yul (41) yang juga warga Pidie Jaya. Sedangkan di jok belakang duduk Yat (37), istri pemilik sabu bersama tiga anaknya.

“Sabu yang kita tangkap itu dibungkus rapi dengan menggunakan plastik bening dalam bungkusan white coffe, masing-masing 1 kilogram dan dimasukkan dalam tas ransel biru,” ujar Untung Sangaji. “Hasil tes urine yang kita lakukan, Mus positif menggunakan narkoba.” Mus harus mempertanggungjawab perbuatannya dan dijerat dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal seumur hidup.

Tersangka dapat dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 115 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup. “Kita masih melakukan pengembangan kasus terhadap asal-usul kepemilikan sabu-sabu itu. Untuk sementara kita berhasil amankan dua kilogram sabu, tersangka, istrinya, satu unit mobil, HP tersangka dan tas biru serta sopir,” kata Kapolres.

Istri tersangka dan Yul, abang ipar tersangka, kepada petugas mengaku tidak tahu asal-usul sabu tersebut. “Yul hanya diminta tolong untuk menyetir mobilnya di kawasan Panton Labu untuk membawa mobil Mus, karena Mus kelelahan,” ucapnya. (arm/val/min)

 

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Oknum Anggota DPRK di Bener Meriah Memiliki Hubungan Terlarang Dengan Pegawai RSU

21 July 2024 - 14:20 WIB

Baru Menjabat, Kapolres Aceh Utara Ziarah ke Makam Pahlawan Cut Nyak Meutia

21 July 2024 - 06:07 WIB

Danrem Lilawangsa Intruksikan Kodim Aceh Utara Bangun Dapur Umum 

20 July 2024 - 20:30 WIB

Wakaf Uang Sumber Dana yang Stabil

20 July 2024 - 19:05 WIB

Waqeefa Menyuplai Air Bersih Gelombang Kedua 169.000 Liter di Kecamatan Lhoknga

20 July 2024 - 14:31 WIB

Kapolda Aceh Launching Layanan Penerbitan SIM C1 di Satpas Prototype Polres Pidie Jaya

20 July 2024 - 09:54 WIB

Trending di UTAMA