Pencuri Kerbau Diamuk Massa

PENCURI KERBAU: Pelaku Pencuri kerbau usai diperiksa kesehatan di RSU Muyang Kute, Bener Meriah, Rabu (8/2). MASHURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Maling kerbau kembali bereaksi di Kampung Kute Lintang, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, sekitar pukul 4.00 WIB, Rabu Pagi (8/2).

Namun aksi pelaku diketahui, hingga akhirnya saling kejar mengejar dan mobil pencuri masuk ke dalam parit sehingga tidak dapat melarikan dan masa yang geram membakar mobil pelaku.

“Ketika mobil pelaku masuk ke dalam parit, saya seorang diri mengejar mobil jenis Grand Max yang melaju dengan kecepatan tinggi ke arah Bandara Rembele. Mobil tidak dapat menikung dan masuk ke dalam parit,” ujar Rusli (44), pemilik kerbau.

Menurutnya, pelaku sempat melempari dirinya dengan batu. Namun ia segera melapor ke Polsek Bukit,” ujarnya.Diceritakannya, sebelum pencurian itu terjadi ia masih melihat kerbau miliknya yang diikat tepat berada di depan rumahnya. Namun tak lama kemudian, ia mendengar suara dentuman dan melihat mobil tersebut sehingga terpaksa berteriak maling dan mengejar seorang diri.

Sementara itu, Sudirman (26) warga Kute Lintang mengatakan, ketika mendengar teriakan Rusli, dirinya dan warga setempat langsung keluar dan menyusul Rusli untuk mengejar pelaku. “Kami berpikir pelaku lari ke arah desa Belang Panas sehingga kami mencari ke sana namun tidak menemukan,” ujarnya.

Mendapat kabar mobil terjatuh di persimpangan bandara Rembele, massa beramai-ramai mendatangi lokasi. Warga yang marah langsung membakar mobil di tengah jalan. Saat mengetahui pelaku diamankan polisi, massa justru menghampiri dan menghakiminya.(mag-70/mai)