Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METRO ACEH · 9 Feb 2017 00:35 WIB ·

Rampok Tambang Emas Ditangkap, Pelaku Gunakan Senjata AK 56


 PERAMPOK: Razali (30) kawanan perampok yang ditangkap di Medan, Sumut kini diamankan di Polres Nagan Raya, Rabu (8/2).
IBRAHIM/RAKYAT ACEH Perbesar

PERAMPOK: Razali (30) kawanan perampok yang ditangkap di Medan, Sumut kini diamankan di Polres Nagan Raya, Rabu (8/2). IBRAHIM/RAKYAT ACEH

SUKA MAKMUE (RA) – Polres Nagan Raya kembali menangkap anggota kawanan pelaku perampokan di tambang emas, kawasan Krueng Neuang, Kecamatan Beutong, Nagan Raya. Penangkapan dilakukan di salah satu Hotel di Medan, Sumatera Utara, Senin (6/2).

Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi mengatakan, Razali alias Situ (30) warga Kecamatan Beutong, Nagan Raya yang diduga pelaku perampokan mengunakan senjati api AK 56, beberapa waktu lalu.

Dari penangkapan Razali, polisi menemukan satu senjata Airsoft gun tanpa magazen dan peluru di rumahnya di Kecamatan Beutong, Nagan Raya.Kepada polisi, pelaku mengatakan, ia melarikan dari Nagan Raya menuju ke Medan, Jumat (6/1). Sebelum tertangkap dua rekannya, Kamaruzzaman alias Pak Woo (46) dan Ajidin alias Aji (36), Sabtu (7/1).

Saat melarikan diri itu, pelaku membawa uang sebanyak Rp10 juta yang diduga hasil perampokan tersebut. Ketika sampai di Medan, pelaku mengubah gayanya sehari-harinya menjadi gaya rambut pirang.

Ketika dilakukan penangkapan, pelaku sedang duduk di Hotel tersebut, dalam penyergapan itu, pelaku sama sekali tidak bisa lagi berkutik dari polisi. “Polisi menemukan satu senjata Airsoft gun tanpa magazen dan pelura di rumah pelaku di Kecamatan Beutong, kata pelaku, Airsoft gun ini dibeli sama salah satu Geuchik Gampong di Nagan Raya dengan harga Rp1 juta,” kata Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi, Rabu (8/2).

Dari hasil penyelidikan polisi, pelaku secara bersama-sama melakukan aksi perampokan di tambang emas di kawasan Beutong, Nagan Raya, dan hasil perampokan tersebut dijual ke Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. “Tersangka akan dijerat dengan undang-undang darurat, dan pasal 365 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara,” kata Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi, didampingi Kasat Reskrim, AKP Iswar. (ibr/mai)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

ISBI Aceh Beri Ruang Seniman dan Budayawan Raih Gelar Sarjana

16 July 2024 - 20:12 WIB

Presiden Jokowi Transit di Aceh Sebelum Bertolak ke Abu Dhabi

16 July 2024 - 18:03 WIB

Pimti Kemenkumham Aceh Hadiri Rakordal Program Dukman Tahun 2024

16 July 2024 - 15:52 WIB

Waskita Karya Bangun Lapangan Pacu Kuda Persiapan PON Aceh – Sumut

16 July 2024 - 15:40 WIB

AKN Aceh Barat dan DSI Gelar Pelatihan Sembelih Ayam Halal

16 July 2024 - 15:11 WIB

Polres Aceh Besar Gelar Farewell Parade dan Tradisi Pedang Pora dalam Rangka Lepas Sambut Jabatan Kapolres

16 July 2024 - 06:17 WIB

Trending di METROPOLIS