Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 10 Feb 2017 00:16 WIB ·

Gerebek Karaoke, Enam Pelajar Diamankan


 Rakyat Aceh Perbesar

Rakyat Aceh

LANGSA (RA) – Petugas Dinas Syariat Islam DSI dan WH Langsa kembali menggerebek lokasi karaoke milik Mak Yah, Kamis, (9/2). Sebanyak enam orang pelajar diamankan dalam penggerebekan ini.

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs. H. Ibrahim Latif, MM kepada sejumlah awak media menjelaskan, pihaknya mendapat laporan masyarakat, di Cafe ‘Makyah’ jalan Ahmad Yani depan kantor PLN cabang Langsa sedang berlangsung karoakean.

“Dalam laporan itu warga melihat banyak pelajar berseragam sekolah dalam jam belajar sedang berkaraekean di sana. Atas dasar laporan masyarakat tersebut saya perintahkan petugas WH untuk menggerebek tempat tersebut, “ujar Ibrahim Latif.

Ketika digerebek, selain enam pelajar berpakaian sekolah juga terdapat puluhan anak muda lainnya. “Karoekean kita bubarkan, puluhan pemuda berlarian, sementara enam pelajar dinaikkan ke mobil patroli WH dibawa ke kantor Dinas Syariat Islam untuk diproses dan dilakukan proses pembinaan.

Para pelajar yang diamankan WH , B (17) dan LS (17) pelajar SMA Cut Nyak Dhien Langsa, T (16) dan Ku (16) siswa SMKN 2 (STM) Langsa, WH (17) dan AF (18) siswa SMKS Cut Nyak Dhien Langsa, dan Sa (19) siswa SMKN 2 (STM) Langsa.

Semua siswa tersebut di WH diberi pembinaan. Pihak sekolah dan keluarga siswa dipanggil untuk mengetahui anak mereka ada di WH. Kemudian dibuat surat pernyataan di kertas materai ditanta tangani dan diketahui pihak keluarga masing-masing, berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya.
“Setelah menandatangani surat perjanjian baru kita lepaskan dan kita kembalikan kepada keluarga dan pihak sekolah,’ tukas Ibrahim.

Sementara pihak Cafe Karoeke Makyah pihaknya telah mengeluarkan beri peringatan keras. “Kalau mereka menerima lagi pelanggan pelajar, maka izin usahanya dicabut,” tandas Ibrahim Latif. (ris/min)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Kodim 0102/Pidie Gelar Apel Gabungan dan Sidak Handphone Prajurit Cegah Judi Online

21 June 2024 - 14:23 WIB

Polisi Limpahkan Ibu dan Selingkuhan Kasus Pembunuhan Anak kepada Jaksa

20 June 2024 - 20:37 WIB

Bermain di Pantai Saat Libur Lebaran, Tiga Anak Terseret Arus Pantai Bantayan

19 June 2024 - 10:18 WIB

Dandim 0102/Pidie Serahkan Daging Kurban Kepada Anak Yatim, Fakir Miskin dan Warakawuri

18 June 2024 - 16:52 WIB

Rudapaksa Anak Dibawah Umur dan Sebarkan Foto Bugil, Oknum Guru Ngaji Ditangkap

14 June 2024 - 20:42 WIB

Babinsa Koramil Darul Kamal Bantu Pompanisasi untuk Sawah Penduduk

14 June 2024 - 18:23 WIB

Trending di DAERAH