Dua Siswa Penjambret Ditangkap Polisi

Ilustrasi

TAPAKTUAN (RA) – Dua siswa salah satu SMA di Kabupaten Aceh Baratdaya (Abdya) ditangkap warga saat menjambret tas tangan wanita di Gampong Sawang I, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu lalu.

Saat melakukan aksinya, keduanya tersangka yang mengendarai sepeda motor jenis Yamaha RX King BL 4874 VB masih mengenakan seragam sekolah. Keduanya berikut barang bukti kemudian diserahkan warga ke Mapolres Aceh Selatan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kedua pelaku melakukan aksinya sekitar pukul 10.30 WIB, dengan menjambret tas tangan milik Nurdiana (30), penduduk Meuligo Sawang yang diletakkan dalam bagasi depan sebelah kiri motor matic yang dikendarai korban.

Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepeda motor di kawasan Sawang I ke arah Meulaboh. “Ketika berselisih jalan, pelaku memutar arah dan memepet korban dari belakang. Spontan saja, tas tangan korban yang berisi uang Rp12.000,- diambil paksa, lalu tancap gas ke arah Blangpidie,” ujar Kasat Reskrim Polres Aceh Selatan, AKP Darmawanto, S.Sos Jumat (10/2).

Terkejut atas insiden tersebut, korban berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan ini langsung melakukan pengejaran, Kedua pelaku berhasil ditangkap di kawasan Gampong Meuligo.

Kepada penyidik, kedua tersangka mengaku masih berstatus pelajar salah satu SMA di Abdya. Tersangka berinisial PNK (16), penduduk Gampong Lang, Suak Setia dan Zul (16), warga Tangan-tangan Cut, Suak Setia,

“Keduanya mengaku memang sudah berniat untuk melakukan penjambretan dengan meminjam sepeda motor milik teman sekolah,” kata Darmawanto.

Kepada polisi, tambah Darmawanto, kedua pelaku berterus terang sudah sering melakukan aksi pencurian kecil-kecilan di Abdya. Namun keduanya mengaku baru kali ini melakukan aksinya di Aceh Selatan.

Disebutkan, dalam kasus ini pemilik sepeda motor yang dipinjam kedua pelaku tidak terlibat, bahkan tidak pernah tahu kalau kenderaan roda dua miliknya digunakan untuk tindakan kejahatan. (dir/ara)