Buaya Digendong Serupa Bayi

Dilepas kembali ke Lae Sulampi

Belum genap sebulan warga Desa Danau Bungara, Kecamatan Kota Baharu, Singkil, menemukan buaya. Kemarin, nelayan kembali menemukan reptil itu di Desa Lae Bangun berukuran dua meter.

Idrus Saputra- Singkil

Hewan ganas itu ditemukan Syaripuddin Pohon (50), Warga Desa Lae Bangun di Lae Sulampi sekitar pukul 10.00 WIB. Ia sempat girang, jaring ikannya terasa berat saat ditarik. Harapannya, ikan besar nyangkut.
Namun alangkah kagetnya Syaripuddin, isi jaringnya ternyata anak buaya. Nyalinya mendadak surut.
“Karena tidak berani mengangkat Syaripuddin langsung ke darat. Lalu mencari orang yang yang berani mengangkat buaya itu,” jelas Abdul Manaf, Camat Suro, Rabu (22/2).

Tak lama berselang, Dasar Manik (36) Warga Desa Buluh Sema, mengangkat buaya dalam kondisi lemas itu ke darat bersama jaring yang melilitnya.

“Setelah diangkat lalu dibawa ke Desa Buluh Sema, dekat pesantren yang tidak jauh dari jembatan sebelah kiri dari arah Rimo ke Subulussalam,” kata Camat Suro.

Temuan itu, sempat gegerkan warga. Penasaran ukurannya, warga ramai berdatangan untuk melihat langsung. Namun, warga binggung hendak dibawa kemana buaya tersebut. Sebagian berpendapat diserahkan ke Pemda dan BKSDA, ada pula yang menyarankan agar dilepas ke habitatnya.

Beberapa waktu kemudian, Danramil Suro datang dan meminta pada warga agar buaya mungil itu diamankan sementara. Seorang warga sempat memperlihatkan padanya, lalu mengangkatnya ke mobil Danramil.

Namun warga lainnya tidak mengizinkan, melainkan memilih agar buaya dilepas kembali. Alasannya, khawatir bertambah berbahaya jika tidak dilepas kembali ke habitatnya dan dapat membahayakan nelayan lain.

Namun sepontan warga tidak mengizinkan, warga lebih memilih agar buaya itu di lepaskan kembali, sebab kata mereka kawatir bertambah berbahaya jika tidak di lepas kembali ke habitatnya dan bisa membahayakan nelayan lain.

“Tidak mustahil induknya mengganggu mereka alasan warga,” sebutnya.
Akhirnya, buaya dilepas kembali ke Lae Sulampi sekitar pukul 11.45 WIB disaksikan perangkat desa dan masyarakat.(mai)