Enam Pelanggar Syariat Dicambuk

Algojo melakukan eksekusi cambuk terpidana mesum dan judi di Simeulue, Jumat (24/2). AHMADI/RAKYAT ACEH

SIMEULUE (RA) – Enam warga Simeulue, lima pria dan satu wanita, menjalani eksekusi cambuk usai salat Jumat, di halaman Masjid Baiturrahmah, Kota Sinabang, Jumat (24/2). Keenam orang ini secara hukum terbukti bersalah melakukan pelanggaran syariat Islam, yakni khalwat dan maisir (mesum dan judi).

Tiga algojo yang ditugaskan Kejari Sinabang secara bergiliran melakukan eksekusi kepada empat penjudi dan sepasang pelaku khalwat. Uqubat cambuk ini turut disaksikan seribuan warga dan dijaga puluhan polisi dan Satpol PP WH Kabupaten Simeulue.

Keempat pelaku judi masing-masing Irwan Darmawan, menjalani sembilan kali cambukan. Lalu Chairul Anwar, enam kali cambukan. Parman alias Buyung Caduk yang dicambuk tujuh kali, dan Sofyan alias TP menjalani delapan kali cambukan. Sedangkan pasangan mesum yang dicambuk di depan umum itu yakni Kaniruddin dan Erliani.?

Usai melaksanakan eksekusi, Roni SH, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Sinabang kepada Rakyat Aceh mengatakan, keenam terpidana terbukti bersalah dan divonis cambuk oleh Mahkamah Syariah, yang pelaksanaan eksekusinya dilakukan hari ini.

“Keenamnya merupakan paket kasus tahun 2016 lalu, sedangkan untuk tahun 2017 belum ada kasus. Kami berharap dengan adanya eksekusi di depan umum ini, dapat menekan pelanggaran syariat Islam di Kabupaten Simeulue,” kata Roni. (ahi/ara)