Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 27 Feb 2017 07:35 WIB ·

Tidak Ada Anggaran Pemko Cicil Bayar Hutang Rp254,48 Miliar


 Rakyat Aceh Perbesar

Rakyat Aceh

LHOKSEUMAWE(RA) – Membengkaknya hutang Pemerintah kota Lhokseumawe kepada pihak ketiga yang mencapai Rp 254,48 miliar lebih di 2016 lalu, membuat kalang kabut pihak eksekutif dan legislatif. Pasalnya, kewajiban untuk membayar hutang itu di 2017 ini tidak terpenuhi karena tidak mencukupinya anggaran.

Sebab, hingga saat ini pendapatan daerah tidak mencapai target. Sementara kewajiban untuk dibayarkan cukup banyak. Akibatnya, hutang untuk pihak ketiga dilakukan pembayaran secara bertahap atau dicicil. Ini hasil pembahasan rancangan APBK 2017 sementara ini.

“Direncanakan pembayaran hutang kepada pihak ketiga dilakukan secara bertahap atau dicicil. Ini hasil sementara dalam pembahasan dua pihak RAPBK 2017,” terang M Hasby, anggota Banggar DPRK Lhokseumawe kepada koran ini kemarin, melalui telepon selularnya.

Dijelaskan, dalam pembayaran tahap pertama, direncanakan dibayar sebesar Rp 83,71 miliar terlebih dahulu yang dimasukkan dalam APBK murni. Sementara sisanya di APBK-P dan ini apabila ada penambahan pendapatan yang diterima pemerintah daerah. Meski begitu, mekanisme pembayaran total kewajiban akan diatur melalui peraturan lebih lanjut pada saat penyusunan anggaran.

“ Tidak menutup kemungkinan sisa hutang pemerintah kota Lhokseumawe 2016 kepada pihak ketiga akan tuntas dibayarkan 2018 mendatang. Ini apabila hutang tersebut tidak terbayarkan pada tahun ini. Tapi kita lihat dulu anggaran pendapatan. Ini semua tergantung dengan anggaran,” sebut Hasbi yang merupakan anggota DPRK dari Partai Demokrat Lhokseumawe.

Informasi yang diterima koran ini, dalam pembahasan dua pihak menyangkut pembayaran hutang kepada pihak ketiga, sempat memanas. Alotnya pembahasan ini menyangkut nilai jumlah hutang yang harus dibayarkan melalui APBK murni 2017. (msi/arm)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Darurat Judi Online, Korem Lilawangsa Razia Handphone Prajurit TNI

21 June 2024 - 23:19 WIB

Cegah Judi Online, Kodim 0103/Aceh Utara Sidak Handphone Prajurit Dan PNS

21 June 2024 - 18:11 WIB

Kodim 0102/Pidie Gelar Apel Gabungan dan Sidak Handphone Prajurit Cegah Judi Online

21 June 2024 - 14:23 WIB

Polisi Limpahkan Ibu dan Selingkuhan Kasus Pembunuhan Anak kepada Jaksa

20 June 2024 - 20:37 WIB

Polda Aceh Mutasi Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe “Bersama Kasat Lantas dan 4 Kapolsek”

20 June 2024 - 18:03 WIB

Bermain di Pantai Saat Libur Lebaran, Tiga Anak Terseret Arus Pantai Bantayan

19 June 2024 - 10:18 WIB

Trending di DAERAH