Empat Kurir Sabu Dibekuk

DIAMANKAN: Kapolres Aceh Tamiang, Yoga Prasetyo didampingi Kasat Res Narkoba, Wijaya Yudistira Putra memperlihatkan barang bukti sabu-sabu seberat 18 kilogram bersama 4 tersangka saat konferensi pers di Aceh Tamiang, Senin (27/2). M.NURDIN/RAKYAT ACEH

Bawa Sabu 18 Kilogram Senilai Rp18 Miliar

TAMIANG (RA) – Polres Aceh Tamiang bekuk empat kurir sabu-sabu seberat 18 kilogram, sekitar 02.00 WIB, Ahad (26/2). Para kurir yang ditangkap Kasat Resnarkoba beserta gabungan Unit Opsnal Polres itu S (37), MH (23), MSM (48) dan A (25).

Tersangka S merupakan warga Desa Gelung, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. MH warga Blok B, Lingkungan V Kelurahan Pulau Secanang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatra Utara. Berikutnya, MSM merupakan warga Desa Ulee Gunong, Kecamatan Tangse, Pidie. Terakhir A tercatat sebagai warga Dusun Trueng Capli, Desa Kumbang, Kecamatan Glumpang Dua, Kabupaten Pidie.

Pada petugas, keempat pelaku mengaku sabu senilai Rp18 miliar itu bukan milik mereka, tetapi milik seseorang berinisial J warga Bireun dan A warga Seruway, mereka hanya kurir, disuruh J dan A untuk mengantarkan barang haram tersebut pada penampungnya di Medan.

Upah dari jasa mengantar sebesar Rp10 juta hingga Rp40 juta. Khusus untuk S dan MH mendapatkan Rp10 juta, sementara MSM dan A yang merupakan supir bus lintas provinsi tujuan Medan, mendapat Rp40 juta.
Informasi yang diperoleh Rakyat Aceh, bahwa narkoba tersebut diselundupkan dari negeri jiran Malaysia melalui perairan Seruway dengan menggunakan speed boat. Perairan Seruway dan Bendahara yang terkenal sangat rawan penyelundupan narkoba.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Yoga Prasetyo, SIK yang didampingi Kasat Narkoba, Iptu Wijaya Yudistira Putra, SH dalam keterangan persnya di halaman Mapolres setempat menjelaskan penangkapan terhadap keempat pelaku berawal dari adanya informasi dari masyarakat. Dalam informasi tersebut, disebutkan bahwa ada narkotika jenis sabu dari Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang yang akan dibawa ke Kota Medan
Mendapat informasi itu, Kasat Resnarkoba, Wijaya Yudistira beserta gabungan Unit Opsnal Polres Aceh Tamiang dan Polsek setempat melakukan penyelidikan dan sekitar pukul 02.00 WIB, melihat tersangka S dan MH sedang duduk di sebuah gubuk pinggir jalan Medan – Banda Aceh, tepatnya di jalan lintas Medan – Banda Aceh di Dusun Kamboja, Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. “Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap pelaku bersama barang bukti dari kedua pelaku,” jelas Kapolres.

Sekitar pukul 02.30 WIB, lanjut Yoga Prasetyo, dua pelaku lagi yakni MSM dan A melintas dengan menggunakan Bus Royal No. Pol : BL-7301-AA. “Kemudian dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku,” jelasnya.

Keempat pelaku berikut BB 18 paket sabu yang dikemas dengan kemasan Teh Hijau Cina berwarna hijau seberat 18 kilogram, 1 unit sepeda motor Honda Supra Fit dan 1 unit Bus Royal No. Pol : BL-7301-AA dibawa dan diamankan di Polres Aceh Tamiang guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. (urd/mai)