Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

Uncategorized · 28 Feb 2017 03:12 WIB ·

Sejak 2015, PN Sinabang Vonis 114 Perkara


 Ketua PN Sinabang, H. Hamzah Sulaiman SH Perbesar

Ketua PN Sinabang, H. Hamzah Sulaiman SH

SIMEULUE (RA) – Sejak tahun 2015/2016, Pengadilan Negeri (PN) Sinabang telah memvonis sebanyak 114 perkara yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Simeulue. Perkara yang telah jatuh vonis itu didominasi kasus narkoba, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), serta kasus asusila.

“Tahun ini ada dua perkara kasus asusila dan kasus kekerasan masih dalam tahap sidang dan dipastikan akan segera divonis,” ujar H. Hamzah Sulaiman SH, Ketua PN Sinabang kepada Rakyat Aceh, Senin (27/2).

Hamzah menabahkan, untuk kasus narkoba, rata-rata pelakunya berusia di atas 18 tahun. Sedangkan untuk kasus asusila dan KDRT, selain pelaku dan korbannya orang dewasa juga anak di bawah umur.

Para terhukum ini kini sudah dijebloskan ke dalam LP. Satu diantaranya, seorang pengedar, pemasok dan pemakai narkoba jenis sabu-sabu, telah divonis 18 tahun dari tuntutan 20 tahun penjara. Sementara PN Sinabang hanya memiliki empat orang hakim.

“Idealnya PN Sinabang harus memilik tujuh hakim, sementara empat hakim yang ada itu, telah termasuk Ketua PN. Memang kendala kita saat ini masih sangat kekurangan hakim,” kata Hamzah Sulaiman SH.

Di sisi lain, Hamzah menilai kesadaran hukum masyarakat Simeulue telah mencapai 60 persen, sedangkan 40 persen lagi yang belum paham tentang hukum, merupakan warga yang berada di pedalaman dan tidak terjangkau fasilitas internet.

“Untuk kawasan yang belum terjangkau jaringan internet, seharusnya instansi terkait yang membidangi hukum, untuk melakukan sosialisasi secara berkala setiap tahunnya, minimal empat kali, sehingga masyarakat tidak mencoba untuk main-main dengan hukum,” katanya. (ahi/ara)

 

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Yah Fud Terpilih Sebagai Ketua Askab PSSI Bireuen

15 July 2024 - 18:04 WIB

Tersangka Penembak Trump dan Satu Pendukung Meninggal Dunia, Dua Lainnya Luka Parah

14 July 2024 - 14:36 WIB

Terus Dukung Program Aceh Carong, PT Solusi Bangun Andalas Serahkan Beasiswa Semen Andalas Tahun 2024 kepada 350 Pelajar

10 July 2024 - 17:25 WIB

Polres Aceh Barat Tegas Memberantas Praktik Judi Online di daerahnya

3 July 2024 - 19:36 WIB

Kemenlu Palestina Sebut Israel Targetkan Komunitas Kristen di Yerusalem

30 June 2024 - 19:32 WIB

38 Bintara Polri di Polresta Banda Aceh Naik Pangkat Setingkat

30 June 2024 - 11:25 WIB

Trending di Uncategorized