Operasi Simpatik Rencong Dimulai

OPERASI SIMPATIK: Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi,SH MH memasang pita tanda dimulainya operasi simpatik rencong 2017 di halaman Mapolres setempat, Rabu (1/3). IBRAHIM ISTRA/RAKYAT ACEH

SUKA MAKMUE (RA) – Polres Nagan Raya gelar apel pasukan operasi simpatik rencong 2017 di halaman Mapolres setempat, kompleks perkantoran Suka Makmue, Rabu (1/3).

Dalam apel yang dipimpin Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi,S.H.,M.H, turut dihadiri Dandim 0116/Nagan Raya, Waka Polres Nagan Raya, Danki Subden 3 Den C, Para Kabag, Kasat, Perwira Staf, Kapolsek, perwakilan kepala dinas perhubungan, dinas kesehatan, Satpol PP, dan seluruh personel Polres Nagan Raya.
Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi,SH,MH mengatakan, kegiatan operasi simpatik yang akan berlangsung selama 21 hari kedepan, sejak 1 Maret hinga 21 Maret mendatang.

Kapolres menjelaskan, tujuan kegiatan operasi simpatik adalah untuk mewujudkan dan memelihara kamseltibcar lantas, meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat korban kecelakaan lalulintas, membangun budaya tertib lalu lintas, meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Ini merupakan tidak bisa ditangani oleh Polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusinya dijalankan oleh semua pihak,” kata Mirwazi.

kepada personel yang terlibat dalam operasi simpatik rencong 2017, kapolres mengingatkan mereka agar melaksanakan tugas dilapangan sesuai dengan ketentuan.

“Dalam bertugas di lapangan diharapkan selelu mejaga keselamatan, meningkatan kedisiplinan dan terwujudnya pelayanan polantas yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme, bertindaklah secara tegas namun humanis, terwujudnya masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam berlalu lintas,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Nagan Raya, Iptu Magdinal Frans,SE mengatakan, pelaksanaan operasi simpatik rencong 2017 kali ini ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Diantaranya adalah pelanggaran rambu-rambu lalu lintas, pelanggaran batas kecepatan, melawan arus lalu lintas khususnya kendaraan bermotor roda dua.

“Pelaksanaan operasi simpatik rencong 2017 diharapkan akan mendorong tercapainya tujuan operasi, yaitu, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalkan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurun nya tingkat fasilitas korban Kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujarnya. (ibr/slm)