Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 3 Mar 2017 04:49 WIB ·

PGRI Aceh Undang MPD Subulussalam Bahas Masalah Pendidikan


 Ketua MPD Subulussalam, Jaminuddin (baju warna biru) saat diskusi dengan ketua PGRI Aceh/Rakyat Aceh/Kaya Alim Perbesar

Ketua MPD Subulussalam, Jaminuddin (baju warna biru) saat diskusi dengan ketua PGRI Aceh/Rakyat Aceh/Kaya Alim

Laporan : Kaya Alim
SUBULUSSALAM (RA) – Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Subulussalam, Jaminuddin Berutu, S. PdI mendapat undangan khusus dari Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh, Drs. Ramli Rasyid, M. Si. M. Pd.

Jaminuddin mengatakan, undangan tersebut dalam rangka mendiskusikan dunia pendidikan di Kota Subulussalam di Banda Aceh, (1/3). Sebab, MPD Kota Subulussalam peka terhadap pendidikan. Bahkan, MPD dalam tahun 2016 telah mengeluarkan rekomendasi kepada Wali Kota Subulussalam untuk memberhentikan lima orang guru PNS yang dinilai telah melanggar PP nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

“ secara lembaga, pak Ramli Rasyid selaku ketua PGRI Aceh mengucapkan terima kasih ke MPD Kota Subulussalam yang cukup membantu pendidikan baik pemikiran serta evaluasi yang selama ini dilakukan oleh MPD terhadap proses pembelajaran “ kata Jaminuddin, Kamis (2/3).

Dalam pertemuan itu, kata Jaminuddin, Ketua PGRI secara lembaga tidak melindungi para anggotanya yang melanggar PP nomor 53 tersebut dan berharap kepada Pemerintah Daerah memberikan Reword bagi guru-guru yang berprestasi membawa harum pendidikan.

Dalam realise yang diterima rakyataceh, Jaminuddin berharap agar pasca pengalihan SMA / SMK ke Aceh agar perlu segera melengkapi guru yang masih kurang terutama guru produktif di SMK yang ada di Kota Subulussalam. Disamping itu kata Jaminuddin, diharapkan agar guru-guru dilindungi PGRI jangan sempat kewajiban guru dituntut sementara hak mereka terkadang di abaikan.

“ peran PGRI harus tampil di depan memperjuangkan. Mereka kalau sudah merasa terzalimi akhirnya bangkit seperti terjadi aksi unjuk rasa diakhir tahun 2016 lalu. ini sangat memalukan dan ini diharapkan tidak akan terulang kembali “ harap Jaminuddin (lim)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Rembuk Tani 2024 : Mendengar Aspirasi, Menguatkan Pertanian

13 June 2024 - 16:49 WIB

Kapolres Aceh Utara Gelar Bakti Sosial Peringati Hari Bhayangkara ke-78

13 June 2024 - 15:02 WIB

Intervensi Serentak Stunting di Puskesmas Tanah Jambo Aye

13 June 2024 - 15:00 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Prajurit, Kodim 0102/Pidie Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri)

13 June 2024 - 13:14 WIB

Gandingkan BNNK,Kodim 0102/Pidie Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba (P4GN) TA. 2024

12 June 2024 - 12:33 WIB

PT PIM Gelar Khitan Massal Untuk Anak Lingkungan

12 June 2024 - 09:40 WIB

Trending di DAERAH