Persiraja Kantongi 38 Pemain

Dok/Rakyat Aceh

14 Pemain Musim Lalu Dipertahankan

BANDA ACEH (RA) – Akhirnya sebanyak 38 pemain direkomendasikan lolos seleksi tahap akhir Persiraja Banda Aceh. Informasi ini diterima Rakyat Aceh diselebaran yang dibagikan tim seleksi Persiraja di stadion H Dimurthala, Banda Aceh, jumlah ini terbagi atas dua kelompok umur yakni 26 pemain umur di bawah 25 tahun dan 12 pemain di atas 25 tahun.

Hal ini dilakukan tim seleksi berdasarkan regulasi yang telah ditetapkan PSSI pusat. Selain itu, tim seleksi yang diketuai Nasir Gerumud masih mempertahankan 14 pemain muka lama Persiraja di ISC B musim lalu, bahkan ada pemain yang akan menjadi legend di klub berjuluk laskar rencong ini.

Nama pemain tersebut diantaranya Mukhlis Nakata, Septi Heriansyah, Vivi Asrizal, Fadhil Ibrahim, Zoelfadli, T Helza, Ikhwani Hasanuddin, Vivi Asrizal, Munandar, Feri Sandria, Safrizani, Luthfi Fauzi.

Sedangkan nama pemain lain yang direkom, eks pemain PS Pidie Jaya, Nanda Zulmi dan Arianto, kemudian eks pemain Persija Jakarta Feri Komul dan eks oemain PSBL Langsa Rafsanjani.

Ketua tim seleksi, M Nasir Gerumud mengatakan tugas mereka sudah berakhir setelah penetapkan 38 pemain. Nama-nama pemain tersebut telah diserahkan kepada ketua tim formatur, Aminullah Usman.
Kini, lanjutnya, tim formatur harus bergerak cepat membentuk struktur manajemen pelatih mengingat waktu bergulirnya kompetisi semakin dekat. Hal ini diperlukan agar 38 pemain itu mendapat kejelasan terkait statusnya di dalam sebuah klub profesional.

“Nama pemain sudah kami serahkan kepada ketua tim formatur, namun pak Amin sekarang berada di luar daerah karena ada keperluan,” kata Nasir Gerumud, Jumat (3/3)

a sangat berharap tim formatur yang beranggotakan tujuh orang yang dipilih dalam Muslub Persiraja beberapa waktu lalu agar segera mengambil langkah kongkrit dalam waktu dekat terkait persiapan tim lantak laju.
“Yang harus segera dilakukan bentuk pengurus kemudian pilih manajemen tim baik itu manajer, pelatih dan seterusnya, pemain yang kami rekom ini menjadi cikal bekal pemain Persiraja, kalau mau ditambah dan diganti oleh pelatih definitif silahkan,” terangnya.

Tujuan ini, sebutnya, agar pemain yang sudah direkom tidak kocar-kacir tanpa ada kejelasan karena mereka pasti akan ada nilai kontrak sebelum kompetisi bergulir. (rad/mai)