Jembatan Kutablang Semakin Miring

Kondisi jembatan rangka baja Kutablang Bireuen, terus bertambah miring, saat ini pekerja tengah lagi memasang rangkaian besi peranca untuk pembongkaran jembatan di jalan Medan - Banda Aceh itu, Minggu (5/3). RAKYAT ACEH/RAHMAT HIDAYAT

BIREUEN (RA) – Rangkaian jembatan rangka baja Krueng Tingkem Kecamatan Kutablang Bireuen, kondisinya terus bertambah turun dan miring pasca tiang pilar rusak dan patah diterjang sampah hanyut dibawa banjir.

“Jembatan terus miring dalam satu minggu 5 Cm turun, ini dilihat dari patahan tembok semakin melebar. Tidak bisa dipertahankan lebih lama lagi selesai dipasang peranca dalam dua minggu ini jembatan dibongkar,” ujar Regar (35) pekerja jembatan ditanya Rakyat Aceh, Ahad (5/3), di lokasi.

Regar mengatakan rangkaian besi peranca itu untuk proses bongkar jembatan rangka baja Kutablang. Sebelum dibongkar semua aspal dan beton dilantai jembatan dibobok habis. “Rangkaian jembatan itu diangkat dengan cara didongkrak dan pembongkaran butuh waktu dua bulan,” ungkapnya.

Sebelumnya jalan Banda Aceh – Medan melalui jembatan ditutup total, diharapkan agar jalan alternatif sudah dapat difungsikan maksimal. Lokasi pembangunan jembatan baru tetap dilokasi awal. Bentuknya 30 meter ujung barat dan 30 meter ditimur jembatan biasa dan ditengah dipakai jembatan rangka baja tanpa tiang tengah di bawah, terang Regar.

Sementara pantauan Rakyat Aceh, kenderaan dari Banda Aceh maupun Medan masih antri melewati jembatan Kutablang, padahal semakin miring. Sedangkan badan jalan elak di Desa Rancong juga bermasalah karena masih amblas pasca dilalui truk. (rah/min)