Kodam IM Gelar Muhasabah dan Mudzakarah

Wadan Rindam Iskandar Muda kolonel Inf Satyo Ariyanto didampingi Dandodik Bela Negara Rindam IM Letkol Inf Slamet Riyanto memberikan ucapan selamat usai upacara pembukaan Diklat Alih Golongan PNS TNI AD golongan II dan III di Aula Dodik Bela Negara Rindam, Mtai, Aceh Besar, Senin (6/3). FOR RAKYAT ACEH

JANTHO (RA) – Guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa, Komando Daerah Militer Iskandar Muda menggelar Muhasabah dan Mudzakarah di Aula Rindam Iskandar Muda. Kegiatan tersebut dihadiri puluhan prajurit dari satuan jajaran Kodam IM, Mata Ie, Aceh Besar, Senin (6/3).

Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Tatang Sulaiman yang diwakili Kepala Pembinaan Mental Kodam Iskandar Muda (Kabintaldam IM) Kolonel Inf Gema Repelita mengatakan, menjadi prajurit TNI AD bukan hanya memiliki badan yang kekar, tenaga yang kuat, akan tetapi sebagai prajurit harus mempunyai pondasi mental yang baik diantaranya dengan kegiatan agama.

Adapun tema yang diusung pada kegiatan muhasabah dan mudzakarah ini adalah “melalui muhasabah dan mudzakarah kita wujudkan sikap untuk berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas guna mendukung tugas pokok satuan”. Tema ini hendaknya harus benar-benar dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh prajurit dan PNS Kodam Iskandar Muda, inilah tekad dan komitmen kita semua dalam mewujudkan “Sanggamara Bangkit”.

Artinya, dengan kegiatan muhasabah dan mudzakarah ini, prajurit dan pns jajaran Kodam Iskandar Muda, sukses ,berhasil dan berprestasi dalam menambah ilmu agama dan pengendalian diri, hingga meningkatnya kualitas keimanan dan ketaqwaan prajurit kodam im kepada Allah SWT.

Sementara itu Ketua tim dari Dinas Pembinaan Mental Angkatan Darat, kolonel Arm Tedi Rustendi mengatakan, kegiatan muhasabah dan mudzakarah ini sebagai reorientasi niat dan tekad prajurit dan PNS untuk memantapkan pengamalan ajaran agama secara benar dalam menumbuhkan sikap dan perilaku yang terpuji.

Ia menjelaskan, untuk menciptakan pribadi-pribadi yang baik dan bermanfaat harus selalu bermuhasabah, dalam arti selalu banyak berzikir mengingat kepada Allah SWT sebagai tuhan pencipta alam semesta beserta isinya. Selain itu, mengingat kembali tentang tujuan akhir dari kehidupan kita, maka dapat diyakini, seorang hamba Allah senantiasa merasa selalu ada yang mengawasi dimanapun berada, sehingga seorang hamba allah akan selalu beramal sholeh dan berbuat baik.

“Prajurit dan PNS wajib memantapkan iman dan taqwa serta memiliki akhlak yang mulia untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam pelaksanaan tugas di satuan, di lingkungan keluarga maupun di lingkungan masyarakat,“ tutupnya. (rel/rif)