Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 10 Mar 2017 08:53 WIB ·

Rumah Mantan Kades Dirampok, Puluhan Juta Raib


 Suharsono menunjukkan pintu jendela yang dicongkel perampok kepada Kapolsek Rundeng Iptu Asmadi /Rakyat Aceh/Kaya alim Perbesar

Suharsono menunjukkan pintu jendela yang dicongkel perampok kepada Kapolsek Rundeng Iptu Asmadi /Rakyat Aceh/Kaya alim

Tangan dan Kaki Diikat, Mulut Disumbat

Laporan : Kaya Alim

SUBULUSSALAM (RA) – Pasangan suami istri Suharsono (54) dan Rahmani (37) warga Desa Sepadan Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam disekap selama 20 menit oleh lima orang kawanan perampok di rumahnya, Kamis (9/3) sekitar pukul 03.18 WIB dini hari.

Suharsono yang merupakan mantan Kepala Desa Sepadan itu mengaku terkejut saat kawanan perampok dan menodongkan parang di Kepalanya saat tertidur pulas. Suharsono mengaku pintu kamarnya sengaja tidak dikunci karena berhadapan dengan kamar anaknya yang masih duduk dibangku kelas SD.

Setelah parang ditodongkan dikepalanya, Suharsono dan istrinya disuruh bangun lalu keduanya diikat dengan posisi kedua tangan ke belakang dan kaki juga diikat serta mulut mereka disumbat dengan kain. Usai diikat, kata Suharsono, kawanan perampok itu membentak keduanya dan menyuruh agar menunjukkan barang berharga mereka.

Karena merasa takut dengan ancaman parang dileher, istri Suharsono terpaksa menunjukkan tempat barang berharga mereka “ dileher saya ditodongkan parang, dan istri saya dibentak agar menunjukkan tempat barang berharga kami. Tidak boleh tidak istri saya menunjukkan “ kata Suharsono kepada rakyataceh dilokasi kejadian, Kamis (9/3).

Meski sudah mendapatkan barang berharga, kawanan perampok tersebut tidak membuka tali ikatan ditangan korban dan membiarkan kedua korban telungkup dilantai. Sementara kedua “ setelah parampoknya pergi kami masih keadaan tangan diikat dengan posisi telungkup dilantai. Saya mencoba berteriak agar kedua anak saya terbangun tapi tidak bisa karena mulut kami disumbat dengan menggunakan kain. Setelah saya coba berkali-kali berteriak baru anak saya bangun dan memotong ikatan tali ditangan kami berdua “ cerita Suharsono.

Sementara, Kapolres Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian Milyardin, SIK melalui Kapolsek Rundeng, Iptu Asmadi AM, dilokasi menjelaskan bahwa perampok berhasil memboyong uang kontan Rp 15 juta, 30 mayam emas perhiasan, satu lembar STNK dan kunci mobil, dan Hanpone empat unit “ diperkirakan kerugian korban mencapai Rp 80 juta. Herannya kita STNK dan kunci mobil dibawa tapi mobilnya tidak “ kata Asmadi.

Saat ini, kata Asmadi, tim identifikasi dari Polres Aceh Singkil sudah turun ke kelapangan untuk melakukan sidik jari. Menurut Asmadi, pelaku masuk kerumah korban dari pintu jendela belakang “ satu dari lima pelaku sudah kita kantongi identitasnya dan kita akan melakukan pengejaran terhadap pelaku “ ujar Asmadi (lim)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Ratusan masyarakat Aceh Barat deklarasi dukung Bustami maju di Pilkada 2024

20 July 2024 - 21:25 WIB

Danrem Lilawangsa Intruksikan Kodim Aceh Utara Bangun Dapur Umum 

20 July 2024 - 20:30 WIB

Kodim 0103/Aceh Utara Peringati 1 Muharram 1446 H Dengan Menggelar Doa Bersama.

20 July 2024 - 16:39 WIB

Aceh Utara Berduka, 226 unit Rumah dan Kedai Rusak

19 July 2024 - 11:35 WIB

Puting Beliung Rusak 53 Rumah Warga Nibong dan Langkahan Aceh Utara

19 July 2024 - 09:59 WIB

Kodim 0102/Pidie Gelar Doa Bersama Peringati Tahun Baru Islam 1446 H

18 July 2024 - 14:06 WIB

Trending di DAERAH