Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

UTAMA · 21 Mar 2017 02:53 WIB ·

Dua Eksekutor Ditangkap


 KORBAN PENEMBAKAN: Korban penembakan di Aceh Timur saat dibawa ke RSUZA Banda Aceh beberapa waktu lalu.
HENDRI/RAKYAT ACEH/DOK Perbesar

KORBAN PENEMBAKAN: Korban penembakan di Aceh Timur saat dibawa ke RSUZA Banda Aceh beberapa waktu lalu. HENDRI/RAKYAT ACEH/DOK

Penembakan di Peunaron Terungkap

BANDA ACEH (RA) – Kasus penembakan terhadap Juman dan Misno, warga Desa Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur mulai terungkap. Hasil penyelidikan polisi, diketahui pelaku berjumlah empat orang, seluruh identitasnya telah dikantongi.

“Berdasarkan wawancara di lapangan dan analisa IT, pelaku penembakan yakni AR, MJ, Z dan C,” kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Gunawan, Senin (20/3).

Goenawan menerangkan, berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan keempat yang diduga pelaku memiliki peran dan tugas yang berbeda saat melancarkan aksinya. Satu dari mereka merupakan otak penembakan dan tiga lainnya eksekutor atau penembak. Para pelaku akan disangkakan dengan pasal rencana pembunuhan.

“Pasal 340 joncto pasal 53 KUHP juncto pasal 1 Undang-Undang Darurat tahun 1951, percobaan pembunuhan yang direncanakan dengan menggunakan senjata api,” ujarnya.

Selain itu, tambahnya, untuk mengggali keterangan peristiwa penembakan tersebut pihaknya sudah memintai keterangan dari 21 orang saksi. Berdasarkan keterangan tersebut, diketahui bahwa peristiwa penembakan merupakan aksi balas dendam yang dilakukan pelaku terhadap korban Juman.

“Dilakukan penembakan untuk mengobati rasa sakit hati, akibat ejekan dari korban Juman yang berhasil memenangkan pasangan calon nomor urut 1 di Kecamatan Peunaron,” terangnya.

Setelah melakukan peyelidikan dan dan pengembangan lebih lanjut, Polres Aceh Timur berhasil menangkap dua orang diduga pelaku penembakan, sementara lainnya terus diburu dan sudah ditetapkan sebgai DPO.
“Dua orang berhasil tertangkap, antara lain AR (31) dan MJ (30),” sebut Goenawan.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan meminta keterangan langsung dari korban penembakan agar mengetahui secara lengkap kronologi kejadian. Namun, sejauh ini upaya itu belum bisa dilakukan karena kondisi korban belum memungkinkan setelah menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

“Pemeriksaan terhadap korban Juman belum dapat dilakukan kerena luka tembak masih mengeluarkan darah pasca operasi,” tambahnya.

Peristiwa penembakan itu terjadi pukul 02.30 WIB, Ahad, 5 Maret lalu. Polisi terus melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap tersangka Z dan C, termasuk penyitaan barang bukti senjata api yang diduga dikuasia dan disimpan C, menyitaan mobil Avanza putih BK 1191 IC dan sejumlah langkah lainya.(mag-68/mai)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

PB HUDA Keluarkan Rekomendasi, Mengajak Masyarakat Memilih Pemimpin yang Berakhlakuk Karimah

18 July 2024 - 20:02 WIB

Dilantik sebagai Ketua Umum PB HUDA, Tu Sop : Kita Harus Hadir Memberi Solusi bagi Ummat

18 July 2024 - 19:55 WIB

Angin Kencang, 85 Unit Kedai Hancur di Aceh Utara

18 July 2024 - 19:54 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2024, Ditlantas Polda Aceh Gelar Razia

18 July 2024 - 15:18 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2024, Satlantas Bagikan Stiker Tertib Berlalulintas

18 July 2024 - 06:24 WIB

Disdik Aceh Terapkan Kawasan Tanpa Rokok, Ciptakan Lingkungan Kerja Sehat

17 July 2024 - 21:42 WIB

Trending di UTAMA