Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

INTERNASIONAL · 22 Mar 2017 23:36 WIB ·

Teror Gedung Parlemen: Dua Tewas, Belasan Lain Luka Parah


 KEJAHATAN: Pelaku dibawa ke mobil ambulan setelah ditembak. (PA) Perbesar

KEJAHATAN: Pelaku dibawa ke mobil ambulan setelah ditembak. (PA)

Harianrakyat aceh.com – Setidaknya dua orang tewas, salah satunya seorang perempuan, dan beberapa lainnya mengalami luka serius setelah seorang lelaki melakukan serangan di dekat Gedung Parlemen Inggris.

Serangan tersebut berlangsung cepat. Dimulai dari aksi tabrak lari pelaku yang melintasi Jembatan Westminster. Aksinya sangat sadis. Dia menabrak pejalan kaki dan mereka yang naik sepeda tanpa ampun.

Para korban tergeletak di jalan dan beberapa bahkan sampai terlempar ke Sungai Thames. Akibat aksinya, seorang perempuan tewas dan lainnya luka serius. Pelaku yang digambarkan saksi mata berusia separo baya bertampang Asia kemudian turun dari mobil setelah mobilnya menabrak pintu gerbang Gedung Parlemen.

Begitu mobil berhenti, pelaku turun dari mobil dan menusuk seorang polisi yang berjaga di Gedung Parlemen. Polisi sendiri langsung bertindak cepat dan menembak pelaku. ”Pelakunya sudah tertembak mati,” kata David Lidington, ketua parlemen, dalam jumpa pers seusai kejadian.

Dilansir Daily Mail, kejadian yang berlangsung Rabu (22/3) sekitar pukul 14.40 waktu setempat itu (sekitar pukul 21.40 WIB) membuat lebih dari 12 orang lain menjadi korban setelah ditabrak pelaku. Dokter dari RS St Thomas mengatakan kalau seorang perempuan meninggal dunia dan lainnya terluka. ”Beberapa dari mereka mengalami luka sangat parah,” ujar dokter tersebut.

PM Theresa May yang saat itu sedang berada di dalam Gedung Parlemen langsung diamankan dan diantar keluar dari gedung. Scotland Yard menyebutkan kalau aksi yang terjadi tepat setahun setelah teror teroris di Brussels dinyatakan sebagai aksi terorisme sampai penyelidikan lebih lanjut dilakukan.

Kawasan Gedung Parlemen dan Jembatan Westminster adalah kawasan yang tidak pernah sepi pengunjung. Selain warga Inggris, dua tempat itu adalah tujuan utama para pelancong.

”Kami sedang mengambil foto Big Ben dan kami melihat orang-orang berlari ke arah kami. Dan, kemudian, ada lelaki Asia yang kira-kira berusia 40 tahun membawa pisau yang juga berlari. Tiba-tiba terdengar suara tembakan. Lelaki itu tersungkur di jalan bermandikan darah,” ujar Jayne Wilkinson, seorang saksi mata. ”Pelaku pakai jaket terang, celana gelap, dan kaus. Dia lari menunju gerbang Parlemen dan polisi mengejarnya.” Saat ini pelaku dan korban mendapatkan perawatan di RS. (DailyMail/BBC/CNN/tia)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Pemimpin G7 Ramai-ramai Kecam Ekspor Rudal Balistik Korea Utara ke Rusia

25 February 2024 - 15:12 WIB

Tak Pernah Netral, AS Selalu jadi Biang Keladi Pendudukan Palestina

23 February 2024 - 15:06 WIB

Deretan Negara yang Sudah Menerapkan Makan Siang Gratis, Indonesia Bakal Menyusul?

23 February 2024 - 15:04 WIB

Israel Ancam Serang Rafah hingga Bulan Ramadhan

20 February 2024 - 14:52 WIB

Tak Henti-Hentinya, Pasukan Israel Kembali Melancarkan Serangan Ke Rumah Sakit Nasser

18 February 2024 - 15:02 WIB

Dua Ledakan Bom Tewaskan Sedikitnya 28 Orang Jelang Pemilu di Pakistan

9 February 2024 - 10:19 WIB

Trending di INTERNASIONAL