Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 23 Mar 2017 04:10 WIB ·

Peunaron Baru Masih Sepi


 GARIS POLISI: Rumah Juman dan Misno masih diterdapat garis polisi pasca penembakan terjadi beberapa waktu lalu, Aceh Timur, Rabu 22/3. 
MAULANA/RAKYAT ACEH Perbesar

GARIS POLISI: Rumah Juman dan Misno masih diterdapat garis polisi pasca penembakan terjadi beberapa waktu lalu, Aceh Timur, Rabu 22/3. MAULANA/RAKYAT ACEH

Aceh Timur ( RA)-Penaron Baru menjadi buah bibir sejak pekan pertama Maret. Desa pedalaman Aceh Timur itu, menjadi pembicaraan usai kelompok bersenjata menyiram timah panas ke rumah warga. Rakyat Aceh bertandang ke lokasi, melihat langsung kondisi terkini, mengumpulkan harapan warga.

Rumah Juman dan Misno, korban penembakan di Desa Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, hingga kemarin masih dilingkari garis polisi. Kedua rumah itu, terpantau masih sepi hingga kemarin.

Sementara kedua korban dikabarkan masih dirawat di Banda Aceh, sementara polisi masih bekerja keras mengejar dan mengungkap pelaku teror. Kendati polisi berseragam tak terlihat di lokasi, namun rumah tersebut masih mendapat pengamanan pihak kepolisian.

“Setelah kedua korban dirujuk ke Banda Aceh tidak satupun keluarga korban yang terlihat di rumah,” ujar Yetno, seorang warga, Rabu (22/3).

Selain itu, gudang sawit milik Juman juga terlihat belum beroperasi seperti biasa. “Mudah-mudahan kedua korban cepat pulih bisa beraktivitas seperti biasa,” harap Yetno.

Membutuhkan waktu dua jam, jika ditempuh lewat Simpang Gampong Beusa, Kota Peureulak. Mayoritas penduduk di sana berprofesi sebagai petani. Sawit, karet, kakau, padi dan tanaman palawija lainnya merupakan hasil bumi yang didapatkan dari daerah pedalaman itu. Tak cukup itu, minyak bumi dan gas juga disebut-sebut sangat potensial di sana.

Namun ekonomi warga tak berjalan lancar, bila suasana mencekam. Hal itu terjadi sejak peristiwa penembakan beberapa waktu lalu. Walau dilaporkan telah kondusif, tapi warga masih takut beraktifitas.
“Suasana yang saat ini dipertontonkan oleh oknum sangat merugikan kita rakyat kecil. Alasan ini sangat logika, jika Aceh Timur terus digempur dengan rasa tidak nyaman tentu korbannya adalah rakyat kecil seperti kami,” ujar Muhammad Saleh, seorang warga.

Menurutnya, warga masih takut konflik berulang. “Letusan senjata, razia besar-besaran membuat rasa takut itu kembali kita alami. Maka dalam hal ini sangat berharap kepada siapapun untuk menjaga masyarakat agar masyarakat tak menjadi korban,” katanya.

Harapan serupa disampaikan, Abdullah, pedagang klontong di Idi Cut. Ia juga meminta polisi agar sukses mengusut tuntas kasus penembakan tersebut.

“Biarlah semua itu tugas polisi. Kita masyarakat cukup di tengah saja jangan memihak kemana pun. Selaku rakyat kita tidak ada kepentingan di situ. Kita hanya butuh keamanan agar bisa menghidupi keluarga di rumah. Yang intinya kita harapkan adalah keamanan, supaya masyarakat berdagang lancar, bertani aman, kelaut aman, semua aman,” ujar Abdullah.

Sementara itu, Tengku Sanusi, tokoh agama di Aceh Timur berpendapat bahwa segala sesuatu yang sedang menimpa Aceh Timur merupakan sebuah cobaan yang sedang diuji oleh Allah.“Mari kita berpegang kepada ketentuan Allah. Secara hakikat kita sedang di uji. Maka berpandai- pandailah kita menilai ujian Allah supaya kita mendapat lindunganNya. Kita sangat berharap Aceh Timur menjadi baldatunthaibatun warabbul ghafur,” sebutnya Tengku Sanusi. (mai)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Dukung PON dan Ekonomi Syariah, KB Bank Syariah Hadir di Lhokseumawe

14 July 2024 - 19:24 WIB

Pimpinan DPRA Minta Menteri PUPR Segera Bangun Jalan Dua Jalur Meulaboh-Jeuram

14 July 2024 - 13:44 WIB

Kemenkumham Aceh Audiensi dengan Forkopimda Simeulue, Bahas Aset Tanah dan Bangunan Lapas Sinabang

13 July 2024 - 12:13 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Ini Pesan Danrem Lilawangsa untuk Prajurit TNI

11 July 2024 - 19:55 WIB

Kodim 0102/Pidie Terima Kunjungan Kerja Tim Pengawasan Teknis Teritorial Irpusterad

10 July 2024 - 12:23 WIB

H.Fathani Khitan Puluhan Anak Yatim dan Anak Dhuafa di Lhokseumawe

9 July 2024 - 19:41 WIB

Trending di DAERAH