Pasien Sakit Jiwa Terus Meningkat

ilustrasi

BANDA ACEH (RA) – Rumah sakit jiwa Aceh setiap tahun menerima ribuan warga yang menderita gangguan jiwa, sehingga mengalami kelebihan daya tampung. Data resmi RSJ Aceh, pasien yang telah rawat inap sebanyak 2,203 orang, rawat jalan 14,632 orang dan instalasi gawat darurat (IGD) sebanyak 1,617 orang.

“Rumah sakit pemerintah Aceh ini pertahun harus menampung ribuan pasien yang membutuhkan perawatan kejiwaan, maka setiap tahun kita selalu kelebihan orang, dibandingkan kapasitas dan fasilitas yang kita miliki,” kata, Juwita Saragih, Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSJ Aceh

Ia menyebutkan, ada beragam penyebab hingga tingginya angka warga yang alami gangguan jiwa. Diantaranya, Aceh pernah dilanda konflik, pernah mengalami bencana alam besar, ditambah lagi faktor ekonomi dan faktor social lainnya.

“Kalau sekarang banyak karena faktor ekonomi dan masalah keluarga,” sebutnya lagi.
Sementara itu, data website dinas kesehatan Aceh ada 22.033 kasus warga Aceh yang umumnya dalam usia produktif mempunyai masalah dengan kejiwaan, mulai dari skala ringan sampai berat, mereka tersebar di berbagai kabupaten kota di Aceh.

Di tahun 2012, Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) tersebut tercatat mencapai 16.892 kasus. Tahun 2016 meningkat menjadi 22.033 kasus untuk seluruh Aceh yang di rawat di sejumlah rumah di Aceh.

Dari 22.033 kasus ODMK seluruh Aceh di tahun 2016, Pidie merupakan penyumbang terbanyak mencapai 2.820 kasus. Kabupaten Bireuen berada di urutan dua dengan jumlah mencapai 2.586 kasus. (ibi/mai)