Dana Tamsil Tak Kunjung Cair, Disdik Disebut Ingkar Janji

SUBULUSSALAM (RA) – Dana Tambahan Penghasilan (Tamsil) atau yang sering disebut dana Non Sertifikasi guru PNS ditahun 2016 masih menyisakan empat bulan lagi. Diakhir tahun 2016, Dinas Pendidikan setempat berjanji akan mencairkan diawal tahun 2017, tapi hingga kini belum ada tanda-tanda kapan akan dicairkan.

“ walaupun sedikit tapi dana nonsertifikasi itu sangat membantu kami untuk menambah kebutuhan rumah tangga. Apalagi sekarang sudah diakhir bulan Maret tapi sisa nonsertifikasi tahun 2016 belum kunjung dicairkan “ keluh seorang guru yang enggan disebut namanya, Rabu (29/3).

Masih menurut guru tersebut, biasanya mereka menerima Rp 250 ribu perbulan yang dicairkan pertriwulan. Jika sisa pembayaran itu akan dicairkan, ia berharap dana untuk tahun 2017 yang biasanya  mereka terima diawal bulan April juga bisa dicairkan sehingga guru mendapat pembayaran doble “ maunya gitu sih “ pinta guru tersebut.

Sementara, Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YAR) Perwakilan Kota Subulussalam, Edi Sahputra Bako menyayangkan sikap Dinas Pendidikan yang begitu kurang respon terhadap guru. Buktinya, kata Edi, dana nonsertifikasi tersebut yang seharusnya sudah diterima pada akhir 2016 lalu tapi hingga kini belum kunjung dicairkan “ terkesan kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat buruk “ kata Edi.

Edi menambahkan, Dinas Pendidikan kala itu berjanji akan mencairkan sisa dana tersebut diawal tahun 2017, tapi dengan berbagai alasan kepala dinas pendidikan berjanji akan mencairkan diawal tahun 2017 “ Kepala Dinas Pendidikan sudah ingkar janji. Kalau tidak mampu mengundurkan diri saja, apa susahnya. Sebab, saya perhatikan Kepala Dinas Pendidikan tidak respon mengenai pendidikan “ ujar Edi.

Terpisah, Kasi Ketenagaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam, Sahrul Harahap mengatakan bahwa sisa dana tersebut pasti akan dibayarkan. Sebab, kata Sahrul ia sudah mencek ke Badan Keuangan Daerah bahwa dana tersebut sudah masuk kedalam anggaran kewajiban “ sisa dana non sertifikasi itu sudah masuk utang daerah dan wajib dibayar. Kapan akan dibayar itu saya kurang tau “ aku Sahrul (lim)