Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

UTAMA · 31 Mar 2017 05:37 WIB ·

Polemik Mutasi Belum Berakhir


 Ketua Komisi 1 DPRA-Abdullah Saleh Perbesar

Ketua Komisi 1 DPRA-Abdullah Saleh

YARA dan GeRAK Temui DPRA

BANDA ACEH (RA) – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) gelar pertemuan dengan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) dan GeRAK, terkait berbagai masalah yang terjadi di Aceh. Termasuk soal mutasi pejabat yang kian berlarut-larut dan dapat mengakibatkan macetnya roda pemerintahan Aceh.

Pertemuan di ruang Banggar itu dihadiri Ketua Komisi I Abdullah Saleh, Wakil Komisi I Azhari Cagee dan Anggota Tanwir Mahdi. “Ketika masalah ini muncul dan sudah berdampak pada tergangunya pelayanan umum dan eksekusi anggaran lamban. Maka DPRA tidak boleh lagi diam, kita tidak ingin anggaran yang sudah ada untuk pembangunan Aceh terhenti akibat persoalan yang sedang terjadi, sehingga masyarakat dan Aceh dirugikan,” kata Abdullah Saleh, Kamis (30/3).

Ia menjelaskan, kenapa selama ini DPRA diam terhadap polemik SKPA tersebut, karena masih berharap agar dapat diselesaikan Gubernur Aceh Zaini Abdullah selaku kepala pemerintah Aceh.
Hal serupa juga disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRA, Azhari Cage terkait dengan terlambatnya proses APBA akibat tersandung berbagai persoalan yang sedang terjadi, termasuk masalah mutasi pejabat eselon II di jajaran pemerintah Aceh.

Selain itu, turut dibahas soal UUPA. Bahkan ia menyatakan sangat komit dengan penegakan UUPA di Aceh, serta harus diperjuangkan agar status UUPA jelas dan mengikat hingga dapat dipergunakan sebagai landasan hukum yang sah.

“Karena adanya partai lokal di Aceh juga karena adanya UUPA,” katanya.
Sementara Ketua YARA Safaruddin mengatakan, polemik mutasi SKPA ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan harus segera diselesaikan. Jangan sampai realisasi APBA terganggu akibat terjadi kisruh itu.
“Masyarakat hari ini sudah bosan dengan polemik mutasi pejabat eselon II yang berbuntut panjang hingga tak kunjung selesai ini, “katanya. (mag-71/mai)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Dinsos Aceh Bahas Usulan Pahlawan Nasional Sultan Alaidin Mahmudsyah dan Tgk Chik Pante Geulima Bersama Ahli Waris

27 February 2024 - 11:06 WIB

Yayasan Baiturrahman Peduli Umat, Lantik Kepala Baru MTsS Darussyariah Masjid Raya Baiturrahman

27 February 2024 - 08:57 WIB

Jelang Ramadhan, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di 8 Lokasi

27 February 2024 - 07:31 WIB

Pemkab Aceh Besar Gelar FKP RKPD Tahun 2025

27 February 2024 - 07:27 WIB

Pj Bupati Muhammad Iswanto Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Layak Huni Kolaborasi Islamic Relief dan Baitul Mal Aceh Besar

27 February 2024 - 07:23 WIB

Raup Suara Terbanyak, PKS Kunci Kursi Ketua DPRK Banda Aceh

26 February 2024 - 16:59 WIB

Trending di UTAMA