Persiraja Optimis Tatap Liga 2

Manager Persiraja Banda Aceh, Zaini Yusuf.

Harianrakyataceh.com,Banda Aceh – Jelas sudah regulasi Liga 2 musim ini setelah digelarnya manager meeting di Makostrad, Jakarta, Kamis (30/3). Kesepakatan tercapai dalam acara yang berlangsung 3 jam itu tanpa banyak tanya jawab.

Setiap klub mendapatkan subsidi sebesar Rp500 juta dan akan bertambah Rp400 juta kalau berhasil lolos ke 16 besar. Hadiah bagi juara Liga 2 adalah Rp1 miliar, peringkat dua Rp750 juta dan peringkat ketiga Rp400 juta. Ketiga klub terbaik ini akan promosi ke Liga 1 Sementara pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak akan mendapatkan masing-masing Rp100 juta.

Regulasi usia pesepak bola Liga 2 sendiri sama dengan Liga 1, di mana pemain 35 tahun ke atas hanya boleh dua orang per-tim. Yang berbeda adalah para pemain di Liga 2 harus berusia maksimal 25 tahun dan cuma bisa mengontrak lima pemain di atas batas umur tersebut.

Seperti diprediksi sebelumnya, ISC B 2016 merupakan gambaran kompetisi resmi musim 2017. Persiraja Banda Aceh akan menghadapi PSBL Langsa, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Persih FC, 757 Kepri FC (Bintang Jaya), Pro Duta dan PS Bangka.

Memang, tidak banyak kejutan dalam pertemuan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi itu. Semua draf regulasi yang disusun PSSI dan PT LIB (Liga Indonesia Baru) selaku operator kompetisi disepakati kontestan kompetisi level kedua di tanah air tersebut.

Manager Persiraja Banda Aceh, Zaini Yusuf dihubungi Rakyat Aceh Kamis (30/3) malam mengaku optimis dengan peluang Persiraja di Liga 2. “Jumlah yang bertahan di Liga 2 cuma dua per grup, ditambah lima lainnya dari play off. Dengan kondisi seperti ini berat untuk Persiraja menembus dua besar dalam grup 1. Tapi kita tetap optimis Persiraja bisa berbuat dan lolos Liga berikutnya,” kata Zaini.

Namun demikian, Persiraja masih mencari pemain di posisi center bek dan striker, menurut manager Zaini, posisi tersebut masih sangat dibutuhkan Persiraja. “Kita masih cari pemain jadi sebelum pendaftaran,” ujarnya. Saat ini Persiraja memiliki 29 pemain dan masih ada kemungkinan untuk dikurangi jumlahnya.

18 hari jelang bergulirnya kompetisi. Persiraja belum menunjuk pelatih kepala untuk menangani tim yang bermarkas di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh ini. Jika merujuk pada regulasi yang sudah ditetapkan, yakni C AFC, maka Akhyar Ilyas yang memiliki sertifikat B AFC layak untuk kembali mengarsiteki Persiraja.

Apalagi di musim sebelumnya, Akhyar Ilyas sukses membawa tim berjuluk Laskar Rencong ini tembus 16 besar ISC B 2016. “Setelah kami kembali ke Banda Aceh, pelatih akan kita tetapkan. Menurut Joko Driyono (Wakil Ketua Umum PSSI). C AFC setara dengan C UEFA atau federasi lainnya di dunia,” pungkas Zaini. (rif)