PLN Aceh Launching Penyambungan Baru 1000 Pelanggan Per Hari

GM PT PLN (Persero) Wilayah Aceh, Jefri Rosiadi launching penyambungan baru 1000 pelanggan per hari lewat program One Day Service, Selasa (4/4). FOR RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – PT. PLN (Persero) Wilayah Aceh launching penyambungan baru 1000 pelanggan per hari lewat program One Day Service, Selasa (4/4).

Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor PLN Aceh ini dihadiri para Manager Area PLN seluruh Aceh, pegawai PLN dan mitra
PLN Aceh, serta perwakilan lembaga konsumen dan asosiasi kelistrikan. Sementara dari Pemerintah Aceh diwakili oleh Kepala
Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Aceh, Akmal Husein.

Disela kegiatan launching penyambungan baru 1000 pelanggan, GM PLN Aceh, Jefri Rosiadi juga menandatangani nota
kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan para developer properti yang tergabung dalam Real Estat
Indonesia (REI) Aceh dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Aceh.

MoU itu mencakup proses pembangunan, penyediaan, dan jaringan listrik ke setiap perumahan yang saat ini sedang marak
dibangun oleh REI dan Apersi di Aceh.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan pelepasan parade 18 kendaraan mobil gerai daya, masing – masing dari Gerai Area Banda
Aceh 3 buah, Area Langsa 2 buah, Area Lhokseumawe 5 buah, Area Meulaboh 3 buah dan Area Singli 5 buah. Selain itu juga
ada parede belasan kendaraan roda dua dari sejumlah vendor.

“Kita sangat mengapresiasi kawan – kawan asosiasi dapat berkumpul di Banda Aceh, bahkan ada yang datang dari jauh, seperti
Meulaboh. Ini menunjukkan kesiapan dan usaha bahwa kita sudah siap melaksanakan program One Day Service,” kata GM PLN
Aceh, Jefri Rosiadi.

Pada kesempatan tersebut, GM PLN menyebutkan bahwa target penyambungan baru dilakukan PLN tahun 2017 adalah sebanyak
50 ribu pelanggan.

Terkait dengan adanya gangguan selama beberapa waktu terakhir, Jefri menegaskan bahwa listrik padam bukan berarti daya
listrik tidak cukup, melainkan murni karena adanya gangguan pembangit, bukan faktor kesengajaan.

Dirinya meminta jangan diasumsikan listrik padam PLN tidak mampu melakukan penyambungan baru, karena berapapun
permintaan pelanggan PLN siap memenuhi. Adanya gangguan tidak bisa diprediksi, dengan adanya beberapa pembangit baru
yang kini sedang diupayakan seperti proyek 250 MW Arun dan ada juga di Krueng Raya dan Meulaboh, maka kemandirian
kelistrikan Aceh dapat segera terlaksana. (rat)