KIP Tetapkan Gubernur Terpilih

Logo KIP Aceh

BANDA ACEH (RA) – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, sesuai ketentuan akan menetapkan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Aceh nomor urut 6, Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah menjadi pemimpin Aceh untuk 5 tahun ke depan.

Penetapan tersebut setelah adanya putusan yang dikeluarkan Makamah Kontistusi (MK), terkait penolakan gugatan atau permohonan perkara perselisihan hasil Pilkada yang diajukan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf- TA Khalid.

Maka sesuai dengan aturan yang berlaku, penetapannya akan dilakukan maksimal tiga hari setelah keputusan. Penetapan akan dilangsungkan hari ini di Hermes Hotel, Banda Aceh.

“Persiapan penetapan tersebut biasa-biasa saja, kita melaksanakan rapat pleno terbuka penetapan pemenang calon Gubernur Aceh terpilih,” kata Ridwan Hadi, kemarin.

Menurutnya, setelah penetapan nanti hasil penetapan termasuk seluruh dokumen akan diserahkan pada Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Ketua DPRA sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri untuk pengesahan.

Lalu kemudian sambung Ridwan Hadi, dalam lima hari kerja DPRA sudah harus menyerahkan berkas kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri untuk pengesahan sebelum tahapan selanjutnya, karena Pilkada masih ada tahapan.

Kemudian pihak DPRA akan mengelar rapat istimewa tentang pengumuman, bahwa gubernur terpilih telah ditetapkan, lalu mengumumkan kembali dalam sidang Paripurna DPRA bahwa masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh sekarang berakhir pada tanggal dan bulan yang sudah ditetapkan pada sidang istimewa Paripurna.

Ia menambahkan, untuk penetapan pihak KIP selaku penyelenggara Pemilu telah mengundang semua pasangan calon, partai politik pendukung masing-masing pasangan calon.

Namun sambungnya, yang diwajibkan untuk hadir saat penetapan nanti DPRA, Ketua DPRA, kemudian pasangan calon terpilih, partai politik atau gabungan partai politik yang mengusung calon terpilih. Selain itu pihak KIP juga mengundang Panwaslih Aceh, Forkopimda, dan seluruh KIP Kabupaten Kota.

Untuk menjaga keberlangsungan acara tersebut, sebanyak 504 personel gabungan dari Polda Aceh dan TNI amankan lokasi. “Kita mengamankan seluruh pelaksanaannya,” sebut Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan. (mag-71/ibi/mai)