Pengurus Keluarga Negeri Antara Dilantik Sabtu Malam

BANDA ACEH (RA) – Gubernur Aceh Zaini Abdullah dijadwalkan melantik pengurus Keluarga Negeri Antara (KNA) Banda Aceh periode 2016 – 2019 di Taman Budaya, Banda Aceh, Sabtu (8/4) malam.

”Rencana pelantik Sabtu malam, direncanakan oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah, saat ini kita masih menunggu konfirmasi,” kata Ketua KNA Banda Aceh terpilih Drs. Jamhuri MA, didampingi sejumlah pengurus seperti Dihansyah, SE, Ir. Ramlan Paradiso dan Ansyari Munthe, SE, M.Si, Ak, di Redelong Coffe, Kamis (6/4).

Dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh ini kembali terpilih untuk memimpin KNA pada musyawarah besar (mubes) 20 November 2016, di Anjongan Bener Meriah, Taman Sri Ratu Safiatuddin, Banda Aceh.

Pelantikan pengurus kata Jamhuri, baru dapat diagendakan sekarang, karena beberapa waktu Aceh melaksanakan pilkada serentak di Aceh. Masyarakat masih disibukkan dengan pemilu.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa KNA tidak ada kaitannya dengan politik, hanya sebagai wadah silaturahmi masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar. ”Kita organisasi independen, kalau individu silahkan,” ujarnya.

Disebutkan, pelantikan pengurus diperkirakan akan dihadiri seluruh masyarakat Gayo yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar, berjumlah 3000 orang.

Panitia juga mengundang Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Gubernur terpilih Irwandi Yusuf, Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dan walikota terpilih Aminullah Usman, serta Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah dan Bupati terpilih Mawardi Ali.

Selain itu juga diundang Bupati Aceh Tengah yang masih menjabat dan bupati terpilih, undangan juga sudah disampaikan ke Bupati Bener Meriah yang masih menjabat dan bupati terpilih.

”Kita juga mengundang seluruh anggota DPRA berasal dari Dapil IV, Aceh Tengah dan Bener Meriah,” kata pria yang akrab disapa Ungel ini.

Pada rangkaian kegiatan pelantikan, panitia pada Sabtu siang menggelar lomba mewarnai untuk tingkat PAUD dan sekolah dasar. Pembagian hadiah bagi pemenang akan dilakukan pada malam, saat pelantikan pengurus.

Selain acara pelantikan, panitia juga menghadirkan para penyanyi legendaris asal dataran tinggi Gayo, mereka cukup populer di era 80-an, seperti Lela Beltex dan Syuhada Kalang Siki.

Sebelumnya wadah perkumpulan masyarakat Gayo inisudah beberapaa kali berganti nama, pertama Keluaga Gayo Alas Aceh Tengah (KGAAT), setelah pemekaran Aceh Tenggara, maka Alas hilang menjadi Keluarga Laut Tawar (KLT), setelah Bener Meriah mekar menjadi kabupaten tersendiri, maka berubah menjadi KNA. (slm/rif)