Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 12 Apr 2017 01:21 WIB ·

Terkait Azhari Cage Mundur Tunggu Keputusan Mualem


 azhari cage (ist) Perbesar

azhari cage (ist)

BANDA ACEH (RA) – Ketua Harian KONI Aceh yang juga politisi Partai Aceh (PA) Kamaruddin Abu Bakar, alias Abu Razak ikut mengomentari keputusan pengunduran diri Azhari Cage dari keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

“Kabarnya terkait dengan UUPA. Kami belum menanya langsung, alasan pengunduran dirinya, apa dengan penuh iklas atau bagaimana. Karena belum ada laporan khusus juga, dan tidak ada keputusan partai bagaimana lanjutannya untuk sementara ini,” kata Abu Razak.

Abu Razak menilai keputusan Azhari Cage mengundurkan diri adalah komitmen pribadinya. Dan Abu menyebutkan hal itu jarang dilakukan orang lain. “Kalau kontribusi dia, baik, dan di parlemen pun aktif, di olahraga juga dia potensial dan kemungkinan akan tetap kita pertahankan. Kita akan bahas sama Mualem bagaimana nanti. Keputusan ada pada Mualem,” jelasnya.

Politisi Partai Aceh (PA) Azhari secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2014-2019. Mundurnya Wakil Ketua Komisi 1 itu sebagai protes terhadap pemerintah pusat yang mengabaikan UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh atau UUPA.

Pengunduran diri itu bentuk komitmennya terkait sengketa Pilkada yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK), terkait perselisihan hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur Aceh. Saat itu, para politisi PA mendesak MK menggunakan UUPA sebagai landasan hukum saat memutuskan.

Namun menurutnya, MK dalam putusannya tidak mempertimbangkan UUPA sebagai lex specialis dalam penyelenggaraan Pilkada Aceh. Padahal sejak awal, Pilkada Aceh menggunakan aturan yang diatur UUPA. (rif/mai)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Dukung PON dan Ekonomi Syariah, KB Bank Syariah Hadir di Lhokseumawe

14 July 2024 - 19:24 WIB

Pasien Anak asal Aceh Timur di Rujuk ke RSUDZA, Haji Uma Bantu Biaya Pendampingan

14 July 2024 - 15:51 WIB

Jelang Pilkada, Mualem Ajak PA dan KPA Seluruh Aceh Jaga Kekompakan

14 July 2024 - 15:21 WIB

Aceh Catat Rekor MURI Memasak Bubur Asyura dengan Belanga Terbesar

14 July 2024 - 14:46 WIB

Pj Gubernur Aceh Minta Orang Tua Antar Anak di Hari Pertama Sekolah SD/MI

14 July 2024 - 14:45 WIB

Pimpinan DPRA Minta Menteri PUPR Segera Bangun Jalan Dua Jalur Meulaboh-Jeuram

14 July 2024 - 13:44 WIB

Trending di DAERAH