Terkait Azhari Cage Mundur Tunggu Keputusan Mualem

azhari cage (ist)

BANDA ACEH (RA) – Ketua Harian KONI Aceh yang juga politisi Partai Aceh (PA) Kamaruddin Abu Bakar, alias Abu Razak ikut mengomentari keputusan pengunduran diri Azhari Cage dari keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

“Kabarnya terkait dengan UUPA. Kami belum menanya langsung, alasan pengunduran dirinya, apa dengan penuh iklas atau bagaimana. Karena belum ada laporan khusus juga, dan tidak ada keputusan partai bagaimana lanjutannya untuk sementara ini,” kata Abu Razak.

Abu Razak menilai keputusan Azhari Cage mengundurkan diri adalah komitmen pribadinya. Dan Abu menyebutkan hal itu jarang dilakukan orang lain. “Kalau kontribusi dia, baik, dan di parlemen pun aktif, di olahraga juga dia potensial dan kemungkinan akan tetap kita pertahankan. Kita akan bahas sama Mualem bagaimana nanti. Keputusan ada pada Mualem,” jelasnya.

Politisi Partai Aceh (PA) Azhari secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2014-2019. Mundurnya Wakil Ketua Komisi 1 itu sebagai protes terhadap pemerintah pusat yang mengabaikan UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh atau UUPA.

Pengunduran diri itu bentuk komitmennya terkait sengketa Pilkada yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK), terkait perselisihan hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur Aceh. Saat itu, para politisi PA mendesak MK menggunakan UUPA sebagai landasan hukum saat memutuskan.

Namun menurutnya, MK dalam putusannya tidak mempertimbangkan UUPA sebagai lex specialis dalam penyelenggaraan Pilkada Aceh. Padahal sejak awal, Pilkada Aceh menggunakan aturan yang diatur UUPA. (rif/mai)