Mantan Atlet Aceh Dapat Bantuan

Mantan Atlet Aceh Dapat Bantuan/Ist

Banda Aceh (RA) – Empat mantan atlet Aceh, Kamis (20/4) mendapat bantuan ‘hari tua’ dari tiga perusahaan dibawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Diantaranya PT Inalum (koordinator), PT Pos Indonesia dan PTPN I.

Mereka yang menerima masing-masing,  Syahrial (lompat tinggi/atletik), Aspriadi (Kempo), Irfan Kusnandar (Angkat Besi), Zam Harun (Pencak Silat), dan Tajuddin (Anggar).

Penyerahan kemarin diserahkan oleh Direktur Keuangan PT Inalum, Oggy Achmad Kosasih, juga hadir Deputy General Manager PKBL dan CSR, M Nugraha M Thoyeb. Deputy Umum, T Barosa dari PTPN I dan disaksikan Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar, Wakil Ketua T Rayuan Sukma, Wakil Ketua Syafriel Antony dan Faisal dan Dahlan, Sekretaris, M Nasir, Wakil Ketua Binpres, Bachtiar Hasan, dan pengurus lainnya.

Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf diwakili Ketua Harian Kamaruddin Abubakar  mengatakan, sangat berterimakasih atas bantuan dari perusahaan besar di tanah air.

Dana bantuan wira usaha ini sebagai binaan bagi mantan atlet yang telah berjasa bagi Aceh dan Indonesia umumnya. Diharapkan bantuan ini dapat dimanfaatkan sebagai penambah pendapatan bagi keluarganya.

‘Apa yang diberikan ini menjadi motivasi bagi mantan atlet yang telah berjasa bagi negara’, ujar Kamaruddin yang akrab disapa Aburazak seraya menyampaikan salam kepada Presiden Jokowi.

Kamaruddin Abubakar mengatakan ia sangat memahami kondisi atlet maupun mantan atlet yang kehidupannya sering dilupakan setelah tak dipakai lagi. Bahkan nasibnya sangat menyedihkan, ada tukang tambal ban, tarik becak dan jaga parkir.

Kondisi ini kita dengar di sejumlah daerah di tanah air kita. Memang sangat menyedihkan dan belum menggembirakan. Padahal mereka merupakan ‘pahlawan’ olahraga yang telah membawa nama bangsa dan bendera merah putih dikibarkan dalam even nasional dan internasional.

“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai terlihat perhatian pemerintah untuk atlet yang berprestasi memberikan dana dan rumah’ begitu pula bagi mantan atlet,’ ujar Abu Razak, sapaan akrabnya.

Bagi KONI Aceh, tambah Aburazak, perhatian terhadap atlet diberikan dana bagi peraih medali emas Rp 250 juta. Namun, dana ini kita sampaikan agar dapat dimanfaatkan bagi masa depan bukan untuk dihabiskan begitu saja sehingga tak tersimpan sedikitpun.

Direktur Keuangan PT Inalum, Oggy Achmad Kosasih mengatakan apa yang dilakukan ini merupakan amanah sebagaiman disampaikan oleh Presiden Jokowi yang dilakukan Kementrian BUMN dengan membantu atlet berprestasi dengan total Rp 75 juta.

Selain atlet program dengan nama BMUN Hadir untuk Negeri, diberikan juga untuk veteran dengan membangun rumah, pembinaan siswa, jambore siswa dan pasar murah, dilakukan setiap tahun.

Jadi semua BUMN turun tangan secara bergantian setiap tahun
membantu semua sektor yang memang butuh bantuan dari perusahaan dengan dana Coorporate Social Responsibilty (CSR) sehingga inilah bentuk perhatian pemerintah. (imj)