Dilepas dari Pasung Pria Alur Kol Tebas Temannya

DIBEKUK: Aparat Polsek Rantau Selamat, Aceh Timur berhasil menangkap tersangka pembacok di Gampong Alur Kol, Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur, Kamis (27/4). BAHTIAR/RAKYAT ACEH

LANGSA (RA) — Diduga terkait dendam lama, seorang pemuda Gampong Alur Kol, Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur, Handoko (22) tewas ditebas parang oleh kawan sekampungnya RI (24) saat pulang dari kebun di jalan Simpang Nangka, Dusun Meutuwah, gampong setempat, Kamis (27/4).

Korban ditemukan tewas di TKP oleh warga dengan luka bacok di belakang kepala dan bahu kiri. Sementara pelaku sejam kemudian berhasil diamankan pihak kepolisian Polsek Rantau Selamat, sekitar 100 meter di belakang rumahnya dalam kebun sawit, bersama barang bukti sebilah parang yang digunakan membacok korban.

Kapolsek Rantau Selamat, Aceh Timur, AKP. Suyono mengatakan, kasus pembunuhan tersebut diperkirakan terjadi sekira pukul 10.00 WIB, saat korban pulang menderes getah di kebun milik orang tuanya.

“Sekitar 30 menit pasca kejadian kita mendapatkan laporan dari warga terkait kasus ini, saat itu juga saya bersama tim Polsek langsung terjun ke TKP melakukan penanganan TKP dan mengidentifikasi korban serta pelaku. Alhamdulillah, tidak sampai dua jam, kita berhasil mengidentifikasi tersangka dan mengamankannya saat berusaha kabur di kebun sawit belakang rumah orang tua pelaku,” sebut Suyono.

Dijelaskannya, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan warga diketahui aksi pembunuhan itu berawal saat korban yang memakai sepatu bot celana panjang dan baju putih jenis koko panjang, pulang dari kebun usai menderes getah.

Setibanya di TKP, tiba-tiba korban disanggong oleh pelaku yang membawa sebilah parang sehingga terjadi perkelahian. “Saat perkelahian itu, tangan korban terkena bacok sehingga terjatuh dengan posisi tengkurap, dan saat itu pelaku langsung membacok bagian belakang kepala korban dan bahu kiri, hingga korban tewas di tempat,” sebut Suyono.

Tambahnya, selanjutnya korban dengan kondisi mengenaskan langsung dilarikan ke RSUD Langsa menggunakan ambulan Puskesmas Rantau Selamat untuk proses visum dokter. Sementara tersangka saat ini masih diamankan di Polsek Rantau Selamat untuk proses hukum.

Tersangka Resahkan Warga

Kepala Dusun Baroe, Kamal (44) menyebutkan, sebelumnya kelakuan tersangka pernah meresahkan keamanan warga setempat.
Pasalnya, dalam kondisi tertentu dan tanpa terduga, tersangka hilang kendali dan menjadi brutal dengan melakukan tindakan kasar. “Bahkan dulu pelaku pernah membakar sajadah dalam mushala, hingga hampir membakar mushala gampong,” sebut Kamal.

Tambahnya, atas tindakannya itu dan beberapa tindakan brutal lainnya, pelaku sempat menjalani pemasungan oleh keluarga. Namun, sejak enam bulan lalu, karena sudah menampakkan perubahan perilaku baik, akhirnya pelaku dilepaskan dan kembali bergaul dengan warga.

Sementara Yusdi (61) Kepala Dusun Meutuwah, sebagai saksi pelapor mengatakan, sepengetahuannya, korban yang merupakan anak kedua dari lima bersaudara, adalah anak yang baik dan patuh kepada orang tua.

“Selama ini, korban selalu membantu orang tuanya mengelola kebun karet, dan sepulang kerja biasanya dia (korban-red) hanya bermain di rumah dengan adik-adiknya. Artinya, korban bukan orang bergaul, jadi tidak mungkin punya masalah,” sebut Yusdi.(dai/mai)