Tiga Waga Nagan Raya Timba Ilmu di Jepang

Rakyat Aceh

SUKA MAKMUE (RA) – Sebanyak tiga warga Kabupaten Nagan Raya diberangkatkan ke Jepang untuk melaksanakan magang beberapa tahun ke depan. Mereka diberangkatkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya terpilih, M Jamin Idham-Chalidin, yang menjanjikan program tersebut.

Ketiga warga yang berangkat masing-masing Rusdi warga Gampong Nigan, Kecamatan Seunagan, Khairil Gampong Kuala Trang, Kecamatan Kuala Pesisir dan Rizhal Fahmi, warga Gampong Ujong Patihah, Kecamatan Kuala.

M Jamin Idham, mengatakan, pemberangkatan ketiga warga itu merupakan langkah awal dalam mewujudkan visi dan misi mereka sebagai kepada daerah Nagan Raya terpilih pada Pilkada tahun ini. Hal itu tertuang pada poin lima pada visi dan misi mereka.

“Kali ini hanya tiga orang yang berangkat, Insya Allah kedepan Pemkab Nagan Raya berupaya untuk memberangkatkan peserta lebih banyak lagi, sehingga pemuda Nagan lebih terdidik mandiri dan tidak hanya terpikir cuma PNS atau Honorer satu satunya pekerjaan yang menjanjikan,” kata M Jamin di Gampong Sukaramai, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Ahad (31/4).

Ia berharap, ketiga warga yang berngkat ke Jepang tersebut tidak menyia-nyiakan kesempatan berharga ini untuk menimbal ilmu selama di sana. Sehingga, jika sudah kembali lagi ke Nagan Raya mereka sudah memiliki skil dan kompetensi serta siap bekerja.

“Kesempatan ini jangan disia-siakan. Mamfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam menimba ilmu dan membawa nama baik Nagan Raya di tingkat Internasional, serta mampu memberikan kontribusi terhadap Nagan Raya setelah kembali dari Jepang,” ujarnya.

Salah satu peserta Magang, Rizhal Fahmi, mengatakan, dirinya sangat berterimakasih kepada pasangan bupati dan wakil bupati terpilih kerena sudah memberinya kesempatan. Bahkan menurutnya, pasangan ini akan merealisasikan semua visi dan misinya.

“Belum dilantik saja beliau sudah berkomitmen untuk menjalankan visi dan misinya, apalagi setelah beliau menjabat sebagai Bupati Nagan Raya nanti,” ucap Rizhal
Rizhal berjanji akan memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan maksimal.

Sementara itu, alumni peserta magang di Jepang, Zulfriansyah, mengatakan, peserta magang ke Jepang akan lebih terarah pada pembekalan ilmu dan penerapan di bidang tekhnologi dan peridustrian. Sehingga mereka lebih siap pakai ketika nantinya kembali ke Nagan Raya yang biasanya berlangsung 3-5 tahun di negeri sakura. (ibr/lin)