Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 4 May 2017 07:30 WIB ·

Jatah Biaya Hidup Banyak Berkurang Emosi Dimadu Suami Dibacok


 DIRAWAT: Hasbullah Karim mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Graha Bunda Idi usai dibacok istrinya AS pada Selasa (2/5) malam di desa Panton Rayek A Kecamatan Banda Alam. MAULANA/RAKYAT ACEH Perbesar

DIRAWAT: Hasbullah Karim mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Graha Bunda Idi usai dibacok istrinya AS pada Selasa (2/5) malam di desa Panton Rayek A Kecamatan Banda Alam. MAULANA/RAKYAT ACEH

ACEH TIMUR (RA) – Hasbullah Karim (40) warga Desa Paya Bili Sa Kecamatan Peudawa Aceh Timur terpaksa diboyong ke rumah sakit karena luka bacok di pundaknya, Selasa (2/5) sekira pukul 20.30 WIB. Pelaku pembacokan diketahui berinisial AS, tak lain istrinya.

AS wanita asal desa Panton Rayek Kecamatan Banda Alam itu nekat membacok lantaran merasa sakit hati dimadu sang suami. Entah apa terlintas dipikirannya, sehingga diduga menuntup kekecewaannya nekad membacok korban dengan sebilah parang.

Sebelum peristiwa berdarah terjadi, keduanya sempat terlibat adu mulut. Cek-cok dalam keluarga kecil itu sebenarnya telah tercium selama sebulan belakangan ini. Keributan dipicu lantaran Karim telah menikah lagi dengah wanita bertempat tinggal di Desa Arakundo.

“Berawal sejak korban menikah lagi sekitar satu setengah bulan lalu, sering ribut keduanya. Dalam keributan selama ini, istrinya sering meminta cerai jika suaminya telah memilih istri di Arakundo,” ujar kaporles Aceh Timur AKBP Rudi P kepada Rakyat Aceh, Rabu (3/5).

Kapolres menjelaskan tepatnya pada Selasa, HK tiba- tiba kembali kerumah AS di desa Panton Rayeuk A. Kec. Balam. Disaat itu lah AS kembali menyenggol masalah istri baru korban.

”Karena sebelumnya korban telah berjanji meninggalkan istri baru, lantas AS dengan nada tinggi pada saat itu kembali mempertanyakan kenapa jarang pulang dan kenapa masih ke Arakundo,” kata Kapolres meniru keterangan AS.

Berawal pertanyaan itu lah, sambung Kapolres, AS tak tahan, emosi langsung mengambil sebilah parang membacok korban, saat itu keluar melarikan diri. Pada saat dibacok pelaku sama sekali tidak mengejar lagi dan berdiam di rumah.

“Pelaku tak tahan emosi karena selama ini juga jarang membawa pulang uang untuk biaya hidupnya,” katanya.

Tak lama setelah kejadian, Korban yang tadinya berlari dengan lumuran darah ditubuhnya lantas meminta bantuan, hingga perangkat desa bersama anggota polsek dan koramil tiba dilokasi kejadian.

“Berselang setengah jam kejadian, kepala desa dan Koramil serta anggota Polsek menjemput tersangka yang masih berada di rumah. Sementara korban dirujuk kerumah sakit Graha Bunda dan kini tersangka telah diamankan di mapolsek Banda Alam untuk tahapan pemeriksaan,” pungkas Kapolres. (Mag-75).

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

PB HUDA Keluarkan Rekomendasi, Mengajak Masyarakat Memilih Pemimpin yang Berakhlakuk Karimah

18 July 2024 - 20:02 WIB

Dilantik sebagai Ketua Umum PB HUDA, Tu Sop : Kita Harus Hadir Memberi Solusi bagi Ummat

18 July 2024 - 19:55 WIB

Angin Kencang, 85 Unit Kedai Hancur di Aceh Utara

18 July 2024 - 19:54 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2024, Ditlantas Polda Aceh Gelar Razia

18 July 2024 - 15:18 WIB

Kodim 0102/Pidie Gelar Doa Bersama Peringati Tahun Baru Islam 1446 H

18 July 2024 - 14:06 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2024, Satlantas Bagikan Stiker Tertib Berlalulintas

18 July 2024 - 06:24 WIB

Trending di NANGGROE BARAT