Walikota Subulussalam, H. Merah Sakti

Rakyat Aceh

Program Pemerintah Selalu Menjadi Sorotan

SUBULUSSALAM (RA) – Walikota Subulussalam, H. Merah Sakti mengaku selalu disorot bahkan difitnah setiap dirinya membuat program. Tak hanya program, bahkan saat dirinya melakukan kunjungan ke keluarganya tak lepas dari menjadi buah bibir di media sosial.

Hal itu disampaikan Merah Sakti saat menyampaikan sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baiturrahim, Kampong Subulussalam Utara, Kecamatan Simpang Kiri, Rabu (3/5).
“Beberapa minggu yang lalu saya menghadiri undangan pesta khitan famili di Sultan Daulat, dan pada saat itu saya bertemu dengan sanak saudara, dan tentunya sebagai saudara saya memberikan uang pribadi ke famili. Berselang beberapa jam langsung menjadi buah bibir di facebook “ aku Merah Sakti.

Tak hanya itu, Merah Sakti juga mengaku sering mengalami fitnah saat membuat program pembangunan pelebaran jalan, dan dituding tidak adil dan hanya berpihak kepada kelompok tertentu.
Padahal, kata Sakti, dirinya selalu memberikan yang terbaik demi kesejahteraan masyarakatnya. “Coba kita lihat sendiri, banyak pembangunan pemerintah seperti pelebaran jalan, pembangunan pasar modern dan program pendidikan yang langsung menyentuh kepada masyarakat. Meski begitu kami tetap di fitnah macam-macam “ kata Merah Sakti.

Bahkan Sakti mengaku sering didatangi masyarakat di Pendopo sampai jam dua pagi untuk menampung aspirasi masyarakat, dan hal itu tidak menjadi keluhan dirinya demi melayani masyarakat. Pun demikian, kata Sakti dirinya selalu menjadi sasaran buah bibir masyarakat.
“Saya menjabat Walikota kurang lebih dua tahun lagi, dan mudah-mudahan pemimpin ke depan mampu mengikuti jejak saya yang sampai jam 2 pagi menerima tamu di pendopo untuk menampung aspirasi mereka “ ujarnya.

Dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid itu, Walikota Merah Sakti berhasil mengumpulkan uang Rp 180 juta ditambah 215 sak semen dan 30 truk pasir dari donatur saat menghadiri acara tersebut.

Sejumlah Kepala SKPK dan pengusaha memberikan bantuan untuk pembangunan masjid yang kini dibutuhkan Rp 2 Milyar lebih. Meski masih banyak dibutuhkan, Sakti berjanji akan tetap mengalokasikan anggaran pembangunan masjid tersebut disetiap APBK disisa jabatannya yang kini tinggal dua tahun lagi.
“Saya akan memasukkan anggaran pembangunan masjid ini di setiap APBK di sisa jabatan saya “ janji Merah Sakti. (lim/min)