Empat Bulan Jelang Bebas Dua Napi Idi Kabur

ilustrasi

ACEH TIMUR (RA) – Dua narapidana kasus narkoba di rumah tahanan Idi berhasil melarikan diri. Tahanan yang kabur Sarmin (27 tahun) warga Desa Sunti, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, terjerat kasus narkoba dengan masa hukuman lima tahun penjara. Sementara rekannya Anto (38 tahun) warga Dusun Alue Drien, Desa Jamboe Bale, Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur

Keduanya kabur saat sedang bertugas mengisi air ke dalam bak kamar mandi. Namun setelah dicek, ternyata Sarmin dan Anto sudah tidak berada di kamar. Dugaan sementara, kedua tahanan tersebut kabur setelah loncat tembok Rutan menggunakan kain sarung sebagai penganti tali. Berikutnya, menaiki tembok sel kamar 17, yang akhirnya kabur melalui belakang area Rutan yang dipenuhi dengan semak-semak.

Padahal keduanya diketahui telah menjalani masa tahanan dengan baik dan disiplin, berdasar masa tahanan keduanya tahun ini akan menghirup udara segar alias bebas.

“Sangat kita sayangkan sikap keduanya yang telah kabur padahal hanya sisa empat bulan lagi mereka akan dibebaskan,” ujar seorang sumber di Rutan Idi, Ahad (7/5).

Sumber yang tidak ingin namanya ditulis itu menjelaskan kedua tahanan kabur sekitar pukul 00.41 WIB, Sabtu (6/7). Mereka telah diperlakukan sebagai tahanan persiapan luar. “Narapidana yang menjelang bebas biasanya menjalani tahapan reintegrasi sosial untuk persiapan luar agar tahanan tersebut tidak merasa terasing disaat bebas,” katanya.

Terkait tahapan dimaksud, keduanya saat ini ditugaskan sebagai tenaga pembantu mendistribusikan air ke kamar tahanan dan kebersihan Rutan, namun sayang, kesempatan itu dimanfaatkan keduanya untuk melarikan diri.

Sementara Kepala Rumah Tahanan Negara Idi, Irdiansyah Rana saat dihubungi melalui selulernya membenarkan adanya peristiwa itu. Namun ia enggan berkomentar banyak, saat Rakyat Aceh memintai keterangan detil.
“Benar ada kejadian tersebut, tapi data realnya sebaiknya ke kantor saja besok,” ujar Irdiansyah.(mag-75/mai)