Ibu Muda Terpaksa Menyusui Bayinya di Penjara

DIBEKUK: Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi,SH,MH memperlihatkan tersangka dan barang bukti sabu-sabu setelah diamankan di mapolres Nagan Raya, Senin (8/5). IBRAHIM ISTRA/RAKYAT ACEH

SUKA MAKMUE (RA) – Perempuan inisial RI (19 tahun) warga Gampong Sumber Bakti, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya terpaksa menyusui bayinya di sel tahanan Mapolres setempat. Ia ditangkap petugas karena memilliki dan melakukan transaksi narkoba di kediamannya.

Bayi RI berusia delapan bulan itu terpaksa di bawa oleh ibunda ke Mapolres Nagan Raya untuk memberi asupan asi. Sedangkan sang suami, juga mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas II B Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat dengan kasus yang sama.

RI di Mapolres Nagan Raya kepada wartawan, mengatakan, dirinya menjadi badar sabu lantaran tidak memiliki perkerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi suaminya juga masuk LP.

“Saya melakukan ini karena tidak ada pekerjaan lain untuk memberikan susu anak saya. Sehari-hari saya hanya mengurus anak dan tinggal bersama orang tua saya di rumah,” katanya, Senin (8/5).

Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi, mengatakan, penyidik sedang melakukan pengembangan kasus RI, yang tertangkap kasus sabu-sabu. Dalam penangkapan tersebut, pihak berhasil mengamankan barang bukti berupa dua bungkus kecil plastik bening berisikan narkotika jenis sabu seberat 0.46 gram dan 0.18 gram.

“Tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Jo pasal 112 ayat 1 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotikan dengan amcaman 5-15 tahun penjara,” kata AKBP Mirwazi. (ibr/lin)