Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

INTERNASIONAL · 12 May 2017 07:40 WIB ·

Pamer Hasil Foto Satelit, Korut Telanjangi Posisi THAAD Korsel


 PELINDUNG HANCURKAN: Sistem Thaad yang sudah terpasang di Korea Selatan. (REUTERS)
Perbesar

PELINDUNG HANCURKAN: Sistem Thaad yang sudah terpasang di Korea Selatan. (REUTERS)

PYONGYANG (HARIANRAKYATACEH.COM) – Seakan meledek seterunya di selatan, Korea Utara yang terus menekan Seoul untuk mengakhiri penyebaran sistem rudal AS di wilayahnya, kemarin merilis apa yang diklaimnya sebagai foto satelit beresolusi tinggi yang merinci instalasi sistem rudal THAAD di wilayah Korea Selatan di dekat sempadan kedua negara. Artinya, semua terpantau jelas oleh Korut.

Seperti diketahui, instalasi sistem pertahanan rudal THAAD (Terminal High Altitude Area Defense) yang dikembangkan AS di Korea Selatan telah menuai kecaman regional, tidak hanya dari Korea Utara, tapi juga dari China dan Rusia, yang keberatan dengan jangkauan sistem dan radarnya yang kuat.

Penyiar  Korean Central TV Broadcasting Station (KCTV), merilis dua gambar yang konon diperoleh oleh satelit mata-mata Korea Utara, yang menunjukkan komponen sistem THAAD di lapangan golf di Seongju County, Korea Selatan.

“Gambar satelit menunjukkan peluncur THAAD saat ini ditempatkan di dekat punggung bukit lapangan golf Seongju sementara radar X-band dan peralatan tambahan lainnya dipasang di dekat punggung bukit barat,” tulis laporan Korea Utara, seperti dikutip oleh Yonhap.

Foto satelit oleh Korea Utara menunjukkan posisi perisai rudal THAAD yang dipasang di Korsel (dilingkari)

Korea Utara telah berhasil menempatkan dua satelit surveilans ke orbit di sekitar Bumi, pada tahun 2012 dan 2016; Namun, tidak diketahui apakah mereka fungsional. KCTV tidak memberikan informasi bagaimana citra satelit itu diperoleh.

Pelepasan tersebut menyusul tuduhan Pyongyang bahwa AS telah mempercepat pemasangan sistem THAAD di Korea Selatan sehingga misilnya ada sekitar dua minggu sebelum pemerintahan baru berkuasa di Seoul.

Sementara itu, Presiden baru Korea Selatan Moon Jae-in telah bersumpah untuk meninjau kembali keputusan tersebut untuk menerapkan Sistem Pertahanan Ketinggian Terminal High Altitude (THAAD) AS, yang dipasang beberapa minggu sebelum kemenangan pemilihan Selasa.

Untuk meredakan ketegangan di wilayah tersebut, Moon telah berjanji untuk “bernegosiasi dengan tulus” dengan AS dan China mengenai sistem pertahanan rudal AS yang kontroversial yang diduga dilakukan untuk menggagalkan serangan potensial oleh Korea Utara. Presiden baru bahkan mengatakan bahwa dia bersedia bertemu dengan Kim Jong-un jika itu berarti membawa perdamaian abadi.

Moon, seorang mantan pengacara hak asasi manusia dan aktivis mahasiswa, berkampanye untuk meninjau kembali penyebaran rudal tersebut, sebuah kesepakatan yang dilaksanakan oleh mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye yang dipecat.(sputniknews/zar)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Kadisdik Tekankan Pesan Mulia Himne Aceh pada Pembukaan Rakor DAK Fisik SMA dan SLB

22 June 2024 - 14:13 WIB

7 Jemaah Haji Asal Provinsi Aceh Meninggal Dunia di Arab Saudi

21 June 2024 - 15:19 WIB

Lionel Messi Pecahkan Rekor Penampilan Terbanyak pada Ajang Copa America

21 June 2024 - 15:11 WIB

Jadi Perampok, Tiga Oknum Personel Polrestabes Medan Buron, 12 Langgar Kode Etik

20 June 2024 - 15:01 WIB

80 Ribu Anak-anak Di Bawah Usia 10 Tahun Tercatat Memainkan Judi Online

20 June 2024 - 14:58 WIB

Beneran Nih??? 15 Oknum Anggota Polrestabes Medan Jadi Buron Kasus Perampokan

19 June 2024 - 15:48 WIB

Trending di UTAMA