Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

INTERNASIONAL · 16 May 2017 08:20 WIB ·

Putin Bela Uji Coba Rudal Korut


 COBA LAGI: Ini uji coba terkini rudal balistik Korut (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP) Perbesar

COBA LAGI: Ini uji coba terkini rudal balistik Korut (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)

Harianrakyataceh.com – Korea Utara (Korut) akhirnya bisa memberi tahu dunia bahwa uji coba rudal balistik mereka berhasil setelah dua kali gagal. Keberhasilan tersebut menjadi berita utama di kantor berita KCNA. Pemimpin tertinggi Korut Kim Jong-un melihat langsung saat Hwasong-12 itu diluncurkan. Menurut versi Pyongyang, rudal tersebut mampu membawa hulu ledak nuklir berukuran besar.

’’Jika AS berani melakukan provokasi militer pada DPRK, kami siap melawan,’’ ujar Kim sebagaimana dilansir KCNA.

DPRK adalah nama resmi Korut, yaitu Republik Rakyat Demokratik Korea. Korut menembakkannya ke atas sehingga rudal itu mencapai ketinggian 2.111,5 kilometer dan meluncur selama 30 menitan sejauh 787 kilometer sebelum akhirnya jatuh di Laut Jepang.

Beberapa pakar menduga Korut menahan diri. Sebab, jika ditembakkan sesuai dengan kemampuannya, rudal itu akan meluncur hingga lebih dari 4.500 kilometer. Korut sepertinya sengaja menembakkan rudal tersebut ke atas agar tak melewati negara-negara tetangganya.

’’Itu adalah misil dengan daya jangkau terjauh yang pernah diuji coba oleh Korut,’’ ujar Jeffrey Lewis dari Middlebury Institute of International Studies.

Spesialis aerospace engineering John Schilling menyatakan, jika ditembakkan dengan cara normal, Hwasong-12 bisa mencapai wilayah Guam, Amerika Serikat (AS), yang terletak di Laut Pasifik. Di Guam ada Pangkalan Udara Andersen milik Negeri Paman Sam.

Meski lebih pro-Korut, Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in tetap mengecam uji coba tersebut. Menurut dia, itu adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab. Seoul baru akan melakukan dialog dan pendekatan persuasif lainnya dengan Pyongyang jika negara yang paling terisolasi di dunia tersebut mengubah kelakuannya.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin juga ikut menegaskan bahwa uji coba tersebut berbahaya. Namun, dia tidak sepenuhnya menyalahkan Korut. Menurut dia, Pyongyang berkelakuan seperti itu karena terus diintimidasi. ’’Kita harus berhenti mengintimidasi Korut dan menemukan solusi damai untuk masalah tersebut,’’ terang Putin saat berkunjung ke Beijing kemarin. (Reuters/AFP/sha/c22/any)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Dua Dosen UIN Ar Raniry Diundang Seminar di Thammasat University Bangkok, Thailand

12 July 2024 - 17:45 WIB

Israel Bikin Murka PBB dan Kelompok Kemanusiaan Setelah Menghancurkan Terowongan Gaza

12 July 2024 - 16:03 WIB

Tega! Israel Buang Limbah ke Aliran Mata Air yang Digunakan Warga Palestina untui Minum

2 July 2024 - 15:57 WIB

Rumah Sakit di Gaza Tutup Akibat Krisis Bahan Bakar

1 July 2024 - 14:45 WIB

Fachrul Razi Bertemu Ketua Harian DPP Gerindra Prof Sufmi Dasco di Korea Selatan

1 July 2024 - 11:39 WIB

Aceh dan KFU Kazan Tandatangan Nota Kesepahaman Kerjasama

30 June 2024 - 20:32 WIB

Trending di INTERNASIONAL