RELOKASI MAKAM: Personel TNI dan Polri mengusung peti jenazah Pahlawan dari Gampong Latong, Kecamatan Seunagan ke Gampong Blang Sapek, Kecamatan Suka Makmue, Kamis (18/5). IBRAHIM ISTRA/RAKYAT ACEH

SUKA MAKMUE (RA) – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya merelokasi sebanyak 13 Makam Pahlawan dari Gampong Latong, Kecamatan Seunagan ke Gampong Blang Sapek, Kecamatan Suka Makmue, Kamis (18/5). Belasan pahlawan itu gugur dalam perang Combok di Ule Jalan 14 Juni1948 silam ketika membela Bangsa dan Negara.

Bupati Nagan Raya T Zulkarnaini, mengatakan, pemindahan makam pahlawan itu dilakukan karena keberadaannya masih bergabung dengan tempat pemakaman umum (TPU) di Gampong Latong, Kecamatan Seunagan. Selain itu kondisi dan area makan sudah sempit.

“Pemindahan taman makam pahlawan ini dilakukan mengingat lokasi lama sangat sempit, karena masih di lokasi tempat pemakaman umum dan sangat menyulitkan bila dilaksanakan upacara penghormatan pada Pahlawan,” kata T Zulkarnaini kepada Rakyat Aceh.

T Zulkarnaini menuturkan, pemindahan atau relokasi belasan makam pahlawan ke lokasi yang lebih luas akan memudahkan jika dilaksanakan upacara penghormatan pada Pahlawan atau acara lainnya.

Sementara Dandim 0116/Nagan Raya, Letkol Kav Moch Wahyudi menjelaskan, relokasi makam pahlawan dilakukan dengan upacara militer dari lokasi lama di Gampong Latong, Kecamatan Seunagan ke lokasi baru di Gampong Blang Sapek, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya.

“Upacara dilakukan ketika penggalian dan pemakaman ulang 13 jasad para pahlawan. (Terdiri dari) 11 orang anggota TNI dan Brimob yang gugur pada saat terjadi perang cumbok 14 Juni 1948 silam,” terangnya.

Ia merincikan, ke-13 pahlawan tersebut ialah Sertu T Bustamam, Sertu Mustafa, Serda Rusli, Kopral Abdullah, Pratu Marhaban, Pratu Usman Isa, Pratu Suparjo, Pratu Abu Bakar, Pratu Muhammad, Pratu Muhammad Ali, dan Serma T Ibrahim.

“Serma T Ibrahim merupakan anggota Koramil Seunagan. Ia gugur tenggelam di Sungai Krueng Kila pada 1982 saat melaksanakan pengawalan terhadap Menpora, Abdul Ghofur saat pulang ke kediaman di Gampong Kila,” sebutnya.

Ia menambahkan, ke-13 pahlawan yang gugur dalam perang itu dua diantaanya tidak dikenali, baik identitas maupun riwayat hidupnya. Kendati demikian makamnya tetap berada di makam pahlawan Gampong Latong.

Relokasi makam pahlawan ini dihadiri Wakapolres Kompol Sultan Siregar, Dandim 0116/Nagan Raya Letkol Kav Moch Wahyudi, Sekda Cut Intan Mala, para kepada SKPK Nagan Raya dan tokoh masyarakat. (ibr/lin)