Pembunuh Bayaran Ditangkap

DIBEKUK: Personel Polisi menangkap tersangka kasus pembunuhan beserta barang bukti senjata api jenis AK 56 berserta dengan 50 butir peluru di Aceh Barat, Senin (22/5). FOR RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Polda Aceh menangkap buronan A (45) warga Gampong Ujong Raja, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh barat. Bersama tersangka kasus pembunuhan itu, polisi turut amankan senjata api AK 56 beserta 50 peluru.

Ia ditangkap di sebuah warung kopi depan Rumah Sakit Cut Nyak Dhien Melaboh, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat sekitar pukul 2.30 WIB, Senin (22/5).

“Dilakukan anggota Reskrimum Polda Aceh bersama Satuan Reskrim Polres Aceh Barat, orang ini sudah masuk dalam DPO perkara pembunuhan korban Muhammad warga Panton Reu Kabupaten Aceh Barat,” sebut Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan, kemarin.

Ia menyebutkan barang bukti diamankan atas dasar pengakuan tersangka bahwa dirinya menyimpan di rumah. “Lalu anggota polisi langsung ke rumahnya dan mengamankan senjata,” katanya.

Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polda Aceh untuk pengembangan lebih lanjut. Selain kasus pembunuhan, polisi juga mendalami kasus kepemilikan senjata api. “Kita masih melakukan pemeriksaan saksi dan dalami kasus ini,” sebutnya.

Penyidik polisi menjerat tersangka dengan pasal 338, 340, 351 KUHP dan UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan amunisi. “Berdasarkan dari pasal yang diterapkan, ia terancam hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya dua puluh tahun,” jelas Kombes Pol Goenawan.

Kasus pembunuhan terhadap Muhammad (53) petani di Desa Manngi, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat terjadi Mei 2011 lalu. Pelaku pembunuhan tersebut telah diamankan sebanyak empat orang yakni Jambi, M Yahya, Zulkifli dan Yahya. Dalam pembunuhan terencana itu, A merupakan eksekutor yang menembak korban dan mendapat bayaran Rp3 juta dari Zulkifli. (ibi/den/mai)